Andreas Sitanggang dilantik sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura Periode 2026-2027, Sabtu (6/6/2026). (dok/istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Andreas Sitanggang dilantik sebagai Mandataris Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC)/Formatur Tunggal/Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan Santo Bonaventura Periode 2026-2027 oleh Pengurus Pusat PMKRI diwakili Presidium Hubungan Masyarakat Katolik, Yohanes Nardi Nandeng, di Catholic Center, Jalan Mataram, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sabtu (6/6/2026).
Selain itu, juga digelar pelantikan pelantikan jajaran pengurus Dewan
Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Medan periode 2026-2027 oleh Ketua PMKRI Cabang Medan Andreas Sitanggang.
Pelantikan yang mengusung tema “Solid dalam Akar, Progresif dalam Gerakan Menuju Regenerasi Kepemimpinan yang Berkualitas dan Loyalitas” menjadi refleksi sekaligus arah gerak organisasi untuk menjaga nilai-nilai dasar PMKRI sembari menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Andreas Sitanggang selaku Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura Periode 2026-2027 dalam sambutannya menyampaikan, mahasiswa tidak boleh terjebak dalam sikap apatis terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Sebagai organisasi pembinaan dan organisasi perjuangan, PMKRI memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat langsung melihat kondisi masyarakat saat ini terkhususnya kota Medan.
Menurut Andreas, pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepemimpinan tetapi juga menjadi peneguhan tanggung jawab kader dalam menjawab berbagai persoalan sosial, kebangsaan dan kemanusiaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Pelantikan, sebut Andreas, juga bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Hal ini adalah peneguhan panggilan perjuangan. PMKRI Cabang Medan akan tetap berdiri sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah. Kami mendukung setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat, tetapi kami juga tidak akan ragu mengkritik ketika pemerintah gagal menjawab kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, katanya, PMKRI Cabang Medan sebagai organisasi pembinaan dan perjuangam, PMKRI akan terus memperhatikan serta melakukan pengawasan terhadap kebijakan – kebijakan publik yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, di mana kritik yang disampaikan merupakan bentuk kecintaan terhadap Kota Medan dan upaya untuk memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai prinsip keadilan, kemanusaiaan dan keberpihakan kepada rakyat.
“PMKRI tidak akan menjadi organisasi yang hanya diam dan menonton. Kami akan hadir di tengah masyarakat mendengar keluhan mereka, mengawal kebijakan publik dan memastikan suara rakyat tidak kodiabaikan oleh para pengambil kebijakan,” katanya.
Andreas mengajak seluruh kader PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura untuk terus membersamai, mendukung, dan terlibat aktif dalam setiap agenda serta tanggung jawab organisasi. Dia menegaskan, bahwa keberlangsungan roda perhimpunan tidak hanya menjadi tugas pengurus semata melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh kader.
Andreas Sitanggang dilantik sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan Santo Bonaventura Periode 2026-2027, Sabtu (6/6/2026). (bps)





