Bendungan Lausimeme di Deli Serdang selangkah lagi akan beroperasi. (dok/pusdasumatera2)
InfraSumut.com – Medan. Bendungan Lausimeme di Kecamatan Sibiru-biru, Kabuapaten Deli Serdang, Sumatera Utara, belum juga beroperasi sejak diresmikan Presiden RI Joko Widodo, pada Oktober 2024.
Ternyata pengoperasian bendungan pertama yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di wilayah Sumut itu mengalami kendala.
Dikutip dari akun instagram @pu_sda_sumatera2, Senin (7/6/2026), disebutkan saat ini secara fisik tubuh Bendungan Lausimeme telah rampung dan menunggu proses penggenangan awal (impounding).
Namun kegiatan impounding belum dapat dilaksanakan karena masih dalam tahap penyelesaian jembatan penghubung desa terisolir yang terdampak penggenangan.
Nantinya dengan terlaksananya penggenangan Bendungan Lausimeme, maka fungsi Bendungan Lausimeme sebagai salah satu sistem pengendali banjir Kota Medan akan terpenuhi, di mana akan mereduksi banjir sebesar 117 m3/detik di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang dengan sistem kanal Deli-Percut.
Demikian juga dengan suplesi air untuk bendung Bandar Sidoras dengan luas layanan irigasi 3.017 hektar akan terjaga kebutuhan airnya.
Selanjutnya setelah impounding, akan dilakukan pemasangan pipa pesat (penstock pipe) untuk mendukung manfaat penyediaan air baku sebesar 2.850 Iiter/detik, yang akan dimanfaatkan untuk Deli Serdang dan Kota Medan. (bps)





