Gubernur Sumut Bobby Nasution didampingi Kadis Pendidikan Alexander Sinulingga dalam suatu kegiatan di SMKN 1 Percut Sei Tuan, Selasa (4/11/2025). Bobby menyiapkan sekolah gratis di Sumut untuk menjamin tidak ada siswa putus sekolah. (dok/istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan belasungkawa mendalam atas pilu siswa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidup karena keluarganya kurang mampu menanggung biaya pendidikan.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melalui Dinas Pendidikan perihatin atas peristiwa yang terjadi tersebut.
“Pak Gubernur Sumut menyampaikan belasungkawanya atas kejadian ini. Tentunya ini sangat menggemparkan dunia pendidikan di Indonesia,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alex Sinulingga, Rabu (4/2/2026).
Mengantisipasi terjadinya hal ini di Sumatera Utara, Alex Sinulingga mengatakan, Gubernur Bobby Nasution telah jauh memikirkan hal tersebut. Artinya, untuk mencegah adanya siswa putus sekolah, Bobby Nasution telah memprogramkan pendidikan gratis bagis siswa.
“Pak Bobby Nasution jauh sudah memikirkan nasib para siswa-siswi di Sumut agar tidak adalagi yang putus sekolah karena perekonomian keluarga,” kata dia.
Alex mengatakan, Pemprov Sumut telah
menyiapkan Rp 43 miliar untuk menjalankan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) bagi siswa SMA/SMK/SLB negeri se-Sumut tahun ini.
“Anggaran Rp43 miliar yang disiapkan untuk program sekolah gratis tahun ajaran 2026–2027,” ucap.
Program ini, lanjut Alex awalnya akan dilaksanakan di lima kabupaten/kota, yakni Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Gunungsitoli.
Jumlah siswa SMA/SMK/SLB negeri di Kepulauan Nias sebagai penerima manfaat program tersebut 41.000 orang dengan jumlah anggaran Rp21 miliar.
Selain itu, pihaknya juga menerapkan hal serupa di lima kabupaten/kota terdampak bencana, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Langkat.
Untuk di daerah bencana, kata Alex ada 51 ribu murid yang terdampak. Jika dikalkulasikan anggaran yang akan dipergunakan Rp 22 miliar.
“Program PUBG ini berlaku daerah-daerah yang sudah ditetapkan, yakni Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana atas arahan Gubernur Sumut. Berlaku untuk keseluruhan, bukan hanya kecamatan tertentu,” kata dia.
Gubernur Sumut Bobby Nasution didampingi Kadis Pendidikan Sumut meninjau pelaksanaan tes kemampuan akademik di SMKN 1 Medan, Selasa (4/11/2025). Bobby menyiapkan sekolah gratis di Sumut untuk menjamin tidak ada siswa putus sekolah. (bps)





