Program Pendidikan Jarak Jauh Berjalan Baik di Sumut, Wamendikdasmen Sampaikan Apresiasi

Gambar Gravatar

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq didampingi Kadisdik Sumut Alexander Sinulingga meninjau pelaksanaan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di SMAN 3 Medan, Senin (28/9/2026). (dok/istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, meninjau pelaksanaan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di SMA Negeri 3 Medan, Senin (28/9/2026).

Peninjauan Wamendikdasmen Fajar Riza tersebut untuk memastikan berjalannya akses pendidikan bagi anak-anak yang berisiko putus sekolah di Sumut.

Bacaan Lainnya

Dalam peninjauan tersebut, Wamendikdasmen Fajar Riza mengapresiasi Disdik Sumut dan manajemen sekolah karena Program PJJ di sekolah tersebut berjalan dengan baik.

Kemudian Wamendikdasmen mengharapkan Program PJJ tersebut terus dilaksanakan, yang tujuannya untuk memastikan pendidikan diberikan bagi siapa saja, tanpa harus terkendala jarak, waktu dan fasilitas.

Pada kesempatan itu, Wamendikdasmen Fajar Riza bersama Kadisdik Alexander Sinulingga, juga berdiskusi mengenai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), khususnya dalam mendorong partisipasi siswa dan memperkuat kesiapan satuan pendidikan agar pelaksanaannya di Sumut dapat berjalan optimal.

Selain itu, peninjauan juga diisi dengan dialog Wamendikdasmen bersama siswa, orang tua, dan tenaga pendidik, serta meninjau keberadaan murid penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Para siswa terlihat antusias berdialog.

Untuk diketahui, Program PJJ adalah penyelenggaraan pendidikan formal yang memungkinkan proses belajar dilakukan tanpa keharusan hadir setiap hari di sekolah.

Pembelajaran dilaksanakan melalui kombinasi belajar mandiri dan pembelajaran bersama guru dengan memanfaatkan teknologi, Learning Management System (LMS) Kelas Belajar, modul pembelajaran interdisiplener, video pembelajaran, dan berbagai sumber belajar lainnya.

Model pembelajaran ini memberikan fleksibilitas kepada murid untuk belajar sesuai kondisi dan kebutuhannya, dengan tetap mengikuti standar pembelajaran yang mengacu pada kurikulum nasional. (bps)

Pos terkait