Anggota DPRD Sumut: Kabupaten Serdang Bedagai Pelopor Makan Gizi Gratis

Gambar Gravatar

Anggota DPRD Sumut Budi SE MM. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Provinsi Sumatera Utara turut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto.

Salah satu daerah yang telah memulainya di Sumut adalah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang secara resmi diluncurkan pada 17 Februari 2025. Bahkan Sergai mempelopori program MBG di Sumut.

Bacaan Lainnya

“Kabupaten Serdang Bedagai pelopor program Makan Berrgizi Gratis di Sumatera Utara,* ujar Anggota DPRD Sumut, Budi SE MM, kepada wartawan di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (27/2/2025).

Untuk penyediaan makanan bergizi tersebut, ujar Budi, Kabupaten Sergai sedang membangun 10 dapur yang tersebar di beberapa kecamatan, dimana satu titik dapur untuk 3.000 siswa.

“Sehingga di tahap awal ini, 10 dapur itu mengcover 30.000 siswa,” jelas Budi, legislator dari Partai Gerindra itu.

Ke-10 dapur MBG itu, masing-masing berada di Kecamatan Pantai Cermin sebanyak 2 unit, Perbaungan 2 unit, Sei Rampah 2 unit, di Sei Bamban 1 unit, Tanjung Beringin 1 unit, Dolok Masihul 1 unit, dan di Bintang Bayu 1 unit.

Direncanakan akan dibangun dapur umum hingga 43 unit di Sergai. “Ini bukti bahwa Serdang Bedagai berkomitmen yang kuat untuk suksesnya MBG, program unggulan bapak Presiden Prabowo ini,” ujar Budi.

Ia menjelaskan setiap dapur MBG, dilengkapi dengan tenaga handal yang terdiri mulai dari ahli gizi, ahli administrasi keuangan, hingga tukang masak yang profesional.

Dari rangkaian kegiatan itu, lanjut Budi, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya bersama Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang meninjau langsung progres pembangunan salah satu dapur umum untuk program makan bergizi di Kecamatan Perbaungan.

Dapur umum ini, lanjutnya lagi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.”Di Sergai, setidaknya akan ada 43 dapur umum yang dibangun secara bertahap. Satu dapur umum ditargetkan dapat melayani sekitar 3.000 siswa.

Bahkan saa ini proses pembangunan sudah dilaksanakan terhadap 10 unit dapur umum yang masing-masing berada di Kecamatan Pantai Cermin sebanyak 2 unit, di Kecamatan Perbaungan 2 unit, di Kecamatan Sei Rampah 2 unit, di Kecamatan Sei Bamban 1 unit, Kecamatan Tanjung Beringin 1 unit, Kecamatan Dolok Masihul 1 unit, dan di Kecamatan Bintang Bayu 1 unit.

Pembangunan dapur umum ini, yang melibatkan pihak ketiga, diharapkan semua pengambil keputusan seperti Bupati Sergai dapat mempercepat proses penyediaan makanan bergizi bagi siswa, terkhusus di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Libatkan Berbagai Sektor
Lebih lanjut Budi mengatakan Pemerintah Pusat lewat Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan program MBG dengan melibatkan berbagai sektor, termasuk di dalamnya pemerintah daerah, TNI, Polri, Partai Gerindra dan partai lainnya serta masyarakat.

Bahkan dukungan yang besar juga datang dari Bupati Sergai Darma Wijaya, yang sekaligus mengajak semua stakeholder ikut mendukung program MBG ini untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak.

Artinya sangat pantas program MBG didukung banyak pihak, karena merupakan salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.

Selain itu, program MBG juga bertujuan untuk mencegah stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Karena urgennya program ini, sebut Budi, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran yang cukup besar.

Selain dari APBN, pembiayaan program ini juga didukung oleh APBD. “Kami optimistis, program ini akan memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak Sergai sekaligus mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan Sergai yang Mantab, Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan,” pungkasnya.

Budi mengungkapkan kedatangan Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Program MBG Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, yang meninjau 2 dapur MBG mandiri di Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Rabu (16/1/2025) yang lalu, memastikan kesiapan pelaksanaan program tersebut di Sergai.

Dalam kesempatan sesi dialog, Budi mengatakan bahwa Tigor Pangaribuan menyampaikan bahwa Kabupaten Sergai telah mengambil langkah nyata mendukung program strategis Presiden Prabowo.

“Ini menjadi contoh bagi daerah lain di Sumut,” jelas Budi menirukan Tigor. Hadir juga pada saat kunjungan itu, di antaranya Bupati Sergai, Wakil Bupati Sergai, Ketua DPRD Togar Situmorang, Sekda Rusmiani Purba, Kadis Pendidikan Suwanto, perwakilan Polres Sergai, dan jajaran Tim MBG Kabupaten Sergai.

Sebagaimana disampaikan Tigor juga, kara Budi, bahwa program MBG terinspirasi dari keberhasilan Jepang yang telah menjalankan program makan siang gratis ke sekolah selama lebih dari 100 tahun.

“Program ini dirancang untuk menciptakan generasi emas Indonesia 2045. Kita bisa belajar dari Jepang, bagaimana kualitas pendidikan dan prestasi olahraga mereka meningkat pesat berkat dukungan gizi yang baik,” ujarnya.

Dukungan Gerindra
Untuk mendukung BGN menyukseskan MBG, DPD Gerindra Sumut melakukan sosialisasi di Kantor Gerindra Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat, (21/2/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut Ikhrimah Hamidy, serta pengurus DPC Gerindra se-Sumut, termasuk Robert L Tobing dan Bobby O Zulkarnain. Dalam sambutannya, Robert L Tobing menegaskan pentingnya program MBG bagi masa depan bangsa.

“Program ini sangat strategis untuk kepentingan bangsa dalam jangka menengah dan panjang. Kita harus mampu menjelaskan peran penting program MBG kepada masyarakat, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan,” ujarnya.

Sosialisasi ini menghadirkan pembicara utama, yaitu Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Program Makan BerGizi Gratis BGN, Tigor Pangaribuan.

Tigor, yang merupakan alumni S3 dari Amerika Serikat dan Singapura, memberikan paparan mendalam mengenai sistem dan mekanisme pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Dikatakan Tigor, program MBG dirancang untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup guna mendukung pertumbuhan fisik dan kecerdasan mereka. “Makan BerGizi Gratis bukan sekadar program bantuan sosial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” ungkap Tigor. (bps)

Pos terkait