Edy Rahmayadi berbicara di Ponpes Bahrum Uluum Al-Kamal Asahan, Selasa (23/7/2024). (istimewa)
InfraSumut.com – Kisaran. Cinta dan kasih sayang Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara 2018-2024, selalu ditunjukkannya kepada anak-anak pondok pesantren.
Tak terkecuali kepada ratusan anak di Pondok Pesantren Bahrum Uluum Al-Kamal, Desa Siumbut-umbut, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, yang ia kunjungi Selasa (23/7/2024), dalam rangka Tabligh Akbar Siar Muharram 1446 H.
Di sana, Edy Rahmayadi yang juga Bakal Calon Gubernur Sumut untuk Pilgub Sumut 2024 itu menyapa sekaligus memberi pesan dan motivasi kepada ratusan anak di Ponpes yang dikomandoi Ricco Permata itu.
Hadir bersama Ketua Tim Pemenangan Darlan Harahap, Bendahara Yulidar Bugis dan Ketua Tim Hukum Yance Aswin, Edy Rahmayadi menekankan 5 pesan kepada anak-anak ponpes.
Ratusan warga Kisaran Timur, juga tampak hadir dan antusias mengikuti Tabligh Akbar Siar Muharram 1446 H, yang menghadirkan Ustaz Bukhori Al Hafidz atau yang akrab disapa Ustaz Gondrong dari Kota Medan.
Edy Rahmayadi berharap agar anak-anak Ponpes Bahrum Ulum Al-Kamal, kelak menjadi anak yang berguna bagi bangsa, juga agama. Karena itu, kata Edy Rahmayadi, pertama harus ada di setiap diri anak sikap rajin belajar dan berdoa.
Kedua harus memiliki cita-cita, ketiga memiliki kasih sayang. Keempat tidak berupaya keras atau tidak mengenal lelah dan kelima rela berkorban demi tegaknya kebenaran dan keadilan.
Dicontohkan Edy Rahmayadi, mantan Pangkostrad itu, bahwa ia sejak duduk di bangku SMA, sudah bercita-cita menjadi seorang jenderal. Karenanya ia terus berdoa untuk dapat meraih cita-cita tersebut.
Kata Edy Rahmayadi, doa merupakan senjatanya orang beragama, seperti umat Islam. Omong kosong seseorang bisa berhasil tanpa berdoa. “Alhamdulillah, walaupun ibu saya hanya seorang penjual kue, dan ayah saya hanya berpangkat sersan, tapi saya berhasil menjadi jenderal,” katanya.
Selanjutnya, kata Edy Rahmayadi, dalam diri setiap anak bangsa harus memiliki kasih sayang kepada setiap mahluk. Kemudian, tidak mengenal lelah, dan yang terakhir, pada diri setiap santri harus tertanam rasa rela berkorban.
“Tanamkanlah pada diri kalian tentang lima motivasi ini. Karena masa depan bangsa ini ada dipundak kalian. Janganlah berhenti untuk menuntut ilmu,” pesan Edy Rahmayadi, suami Nawal Lubis.
Sementara itu Ustaz Bukhori Al Hafidz menyampaikan anak-anak Ponpes harus tetap mencirikan pendidikan Islam yang menjadi landasan dalam menerapkan ilmu yang diperoleh.
“Sekarang banyak anak-anak yang sudah lupa tentang agamanya, lupa budayanya, lupa tentang ajaran orang tua. Ia lebih disibukkan dengan urusan teman dan urusan kemajuan jaman saat ini,” katanya.
Karena itu menurut Ustaz Bukhori Al Hafidz, anak-anak ponpes harus membentengi diri dengan ajaran Islam dan ilmu pengetahuan.
“Tadi juga Ayah Edy Rahmayadi sudah menyampaikan pesan-pesannya kepada kalian anak-anak, ingat dan kerjakan lah itu, insyallah kalian akan terus diberkahi Allah SWT, kalian menjadi sukses di keluarga dan bangsa negara ini,” ujarnya.
Sebelumnya Direktur Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Bahrum Uluum Al-Kamal Asahan, Ricco Permata, mengungkapkan rasa syukurnya karena telah kehadiran tamu seorang yang pernah menjadi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
Menurutnya keberhasilan Edy Rahmayadi menjadi pemimpin di Sumut, juga di bidang kemiliteran, menurut Ricco Permata, patut menjadi inspirasi bagi anak-anak ponpes.
“Insyallah beliau selalu dalam lindungan Allah, kita harapkan dan turut doakan beliau kembali memimpin Sumatera Utara selanjutnya,” pungkas Ricco Permata. (bps)





