Waketum DPP Golkar Ace Hasan Syadzily memuji kepemimpinan Ijeck. (dok/infrasumut)
InfraSumut.com – Medan. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily, membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI, di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Kota Medan, Minggu (1/2/2026).
Dalam sambutannya, Tubagus Ace Hasan Syadzily mengapresiasi seluruh kader Golkar Sumut yang telah berhasil meraup kemenangan pada pemilihan umum 2024 lalu.
“Saya ingin menyampaikan apresiasinya setinggi-tingginya kepada kader Golkar di Sumut mendapatkan 8 kursi seratus persen kenaikan,” kata dia saya berada di panggung.
Disaksikan ribuan kader Golkar, Gubernur Lemhannas RI ini juga mengapresiasi peran Musa Rajekshah bisa membawa partai meraih kemenangan.
“Ini semua adalah berkat semua kader dan juga ketua DPD Golkar Sumut sebelumnya yaitu Musa Rajekshah atau Ijeck,” ucapnya.
Menurutnya, kemenangan pada pemilihan lalu adalah sejarah yang harus diingat oleh seluruh kader Partai Golkar.
Pria yang karib disapa Ace ini juga mengapresiasi seluruh pengurus partai Golkar Sumut yang telah berhasil membawa kemenangan di Kabupaten dan Kota.
“Saya juga menaruh hormat kepada provinsi Sumut tetap menjadi pemenang dan menempatkan kader menjadi DPRD Sumut. Hampir semua di kabupaten/ kota kita mendapatkan kursi pimpinan,” kata dia.
Pasca reformasi, kata dia Sumatera Utara adalah bagian terpenting dalam kemenangan dan sejarah Partai Golkar. Sebab, Sumatera Utara adalah lumbung kekuatan dari Partai Golkar.
“Karena Sumut merupakan lumbung utama kemenangan partai Golkar. Sejarah partai Golkar pasca reformasi, salah satu kekuatannya ada di Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.
Adapun Musda XI Golkar Sumut digelar di Hotel JW Marriott, 31 Januari hingga 2 Februari 2026.
Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa Musda ini bukan sekadar ajang perebutan kursi pimpinan, melainkan momentum menyatukan arah perjuangan kedepannya.
“Musda ini bukan hanya soal siapa ketuanya. Yang jauh lebih penting adalah menyamakan visi, menyatukan pandangan, dan memastikan roda organisasi bergerak ke arah yang sama,” tegasnya.
Doli berharap kedepannya Partai Golkar Sumut dapat bersinergi dengan Pemerintah mendukung segala bentuk program kerja yang berdampak langsung untuk masyarakat.
“Golkar tidak bisa bergantung pada satu figur ketua. Ini partai besar. Kuncinya adalah kerja kolektif, soliditas, dan disiplin organisasi. Golkar adalah bagian dari pemerintahan. Kita mengusung Gubernur dan Wakil Gubernur, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk mengawal, mengingatkan, dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Sumatera Utara,” katanya. (bps)





