Koordinator SPPG Regional Sumut membenarkan adanya praktik jual-beli titik dapur SPPG di Sumut. (dok/istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Koordinator Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Regional Provinsi Sumatera Utara membenarkan adanya jual beli titik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pematangsiantar.
Jual beli titik dapur MBG ini diduga dilakukan oleh pria berinisial HAZ pengurus di daerah.
Koordinator Wilayah SPPG Sumut, Tengku Agung Kurniawan, mengatakan pihaknya sudah membawa permasalahan ini ke Biro SDMO di Jakarta untuk ditindaklanjuti.
“Benar itu bang, dan saya sudah laporkan ke biro untuk ditindaklanjuti. Keputusan nanti akan disampaikan oleh pihak biro,” kata dia, melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (4/6/2026).
Tengku mengatakan, pihaknya juga menerima adanya bukti transaksi uang puluhan juta ke rekening HAZ. Dari catatan pada bukti transaksi tersebut juga tertulis, Dana Pertama (DP) untuk titik di Siantar Timur.
Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak percaya adanya oknum yang dapat menjualbelikan lokasi dapur MBG. “Masyarakat jangan ada yang tergoda dengan janji manis orang yang mengaku bisa mengurus titik SPPG,” jelasnya.
Sampai dengan saat ini, kata Tengku, pendaftaran untuk lokasi dapur SPPG telah ditutup. Artinya, sudah tidak adalagi masyarakat yang dapat memohonkan untuk membuka lokasi pengelolaan dapur. “Karena tidak bisa lagi menambah titik disebabkan portal sudah tutup,” ucapnya.
Pihaknya menyerahkan seluruh masalah dugaan jual beli titik dapur SPPG ini ke Aparat Penegakan Hukum (APH).
Sementara itu, pria berinisial HAZ yang diketahui merupakan pengurus SPPG di Pematangsiantar saat dikonfirmasi membantah hal adanya jual beli titik Dapur MBG. “Tidak pernah saya melakukan jual beli titik seperti itu,” kata dia.
HAZ juga meminta kepada awak media untuk mencari kebenaran mengenai keterlibatannya menjualbelikan titik dapur. Namun, perlakuan HAZ dibenarkan oleh Koordinator Wilayah SPPG Sumut.
“Silakan konfirmasi kepada yang dianggap mengirim uang tersebut. Bahwa ini tidak pernah terjadi,” ungkapnya.
Dugaan jual beli titik dapur SPPG Makan Bergizi Gratis ini mencuat, usai awak media menerima bukti transaksi uang senilai Rp 40 juta yang ditujukan kepada HAZ.
“Kita menemukan adanya transaksi untuk membeli titik dapur MBG di Siantar. Tidak menutup kemungkinan seluruh wilayah juga terjadi hal yang sama,” kata sumber, Selasa (3/6/2026).
Sumber yang tidak ingin namanya ditulis mengatakan, praktik dugaan jual beli titik dapur SPPG MBG ini terjadi secara terang-terangan.
“Saya dengar kalau hal tersebut dilakukan secara terang-terangan, bahkan oknum berani menyebut pejabat di pusat,” ungkapnya. (bps)





