Menkopolhukam Hadi Tjahjanto memberi arahan saat membuka Rakor Kesiapan Pilkada Serentak 2024 wilayah Sumatera di Medan, Selasa (9/7/2024). (istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Jenderal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, menekankan 5 Poin penting dalam Pilkada Serentak 2024.
Hal itu disampaikan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto pada Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 untuk wilayah Sumatera, di Regale Convention Medan, Selasa (9/7/2024).
Adapun 5 poin tersebut adalah pertama, menjaga stabilitas politik, hukum dan keamanan. Kedua meningkatkan koordinasi antar kementerian/lembaga sesuai ketentuan.
Ketiga, optimalisasi dalam fasilitasi penyelenggaraan pilkada serentak agar berjalan sesuai jadwal dan tahapan yang ditetapkan. Keempat, meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa untuk menghindari polarisasi masyarakat.
Kemudian yang kelima, meningkatkan pendidikan politik dengan memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat. Tujuannya urjin terciptanya pilkada serentak yang aman, damai, kondusif dan berkualitas.
Karena itu, kata Hadi Tjahjanto, Mantan Panglima TNI tersebut, Rakor Pilkada Serentak 2024 sangat penting diikuti. “Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengetahui kesiapan Pilkada Serentak 20024 di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Sumatera,” ujarnya.
Lebih lanjut Menko Polhukam dalam arahannya kepada seluruh peserta, mengatakan harus terbangun sinergitas antar pemangku kebijakan terkait serta memahami peran dan fungsi masing-masing instansi pada pelaksanaan pesta demokrasi itu.
“Untuk dapat menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Kita harus mampu menetapkan peran kita masing-masing sesuai tugas fungsi baik dari kementerian, lembaga, instansi melalui sinergitas,” kata Hadi
Dikatakan Menko Polhukam, Pilkada Serentak 2024 merupakan pemilihan umum terbanyak sepanjang sejarah yang berpotensi akan berdampak pada tingkatan ancaman baik ancaman miss komunikasi, polarisasi politik dan sosial politik.
Untuk itu, sangat diperlukan peran dari seluruh elemen untuk ikut menjaga stabilitas di bidang politik, hukum dan keamanan sehingga dapat menciptakan pesta demokrasi yang kondusif dan terkendali.
“Kita juga perlu meningkatkan pendidikan politik untuk memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat guna mewujudkan terselenggara-nya pesta demokrasi yang aman, damai, kondusif dan berkualitas,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Hadi berharap peserta dapat memanfaatkan tentang Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 untuk wilayah Sumatera ini dengan baik sehingga mendapatkan informasi perkembangan Pilkada 2024.
“Memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya saling bertukar informasi terkait berbagai permasalahan yang dihadapi serta menerapkan solusi penyelesaian. Sehingga rapat koordinasi ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta dalam mempersiapkan Pilkada Serentak tahun 2024,” kata dia.
Rakor tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Plt Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Gubernur, Bupati/Wali Kota se-Sumatera, jajaran Forkopimda, serta pihak KPU dan Bawaslu.
Ketua Penyelenggara Rakor, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam, Mayjen TNI Heri Wiranto, melaporkan kegiatan ini dilakukan secara hibrid yang diikuti sebanyak 1.410 orang.
“Sebelumnya, Rakor ini juga diselenggarakan untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Maluku dan yang lainnya. Untuk di Sumatera di ikutiĀ 760 orang secara langsung dan virtual 650 orang,” katanya. (bps)





