Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah. (istimewa)
InfraSumut – Medan. Jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara tahun 2025, masih menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Pusat (DPP).
Namun menjelang pelaksanaan Musda Golkar Sumut tersebut, suasana makin memanas. Sejumlah nama kader bermunculan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Sumut.
Saat ini DPD Golkar Sumut dipimpin oleh Musa Rajekshah. Adapun kader yang muncul untuk menantang Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, salah satunya mantan Wasekjend DPP Partai Golkar Doli Sinomba Siregar.
Pengamat Politik dari Universitas Medan Area (UMA), Walid Musthafa Sembiring, ikut memantau perkembangan perpolitikan di Sumatera Utara, satu di antaranya Musda Golkar.
Walid Mustafa, Dekan Fisipol UMA ini, Selasa (8/4/2025), mengatakan, kesuksesan partai politik dapat dilihat dari beberapa indikator, di mana suksesnya partai politik terlihat dari kemenangan pesta demokrasi berupa pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
“Dilihat dari hasil Pileg maupun Pilkada, kemudian konsolidasi internal partai. Ketiga faktor inilah yang menyatakan keberhasilan satu partai politik,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, Golkar Sumut berhasil keluar sebagai pemenang pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Partai berlambangkan pohon beringin ini mengantarkan 22 kadernya menjadi anggota DPRD Sumut.
Selain itu, kader Golkar Sumut dinobatkan untuk menjabat sebagai ketua DPRD Sumut periode 2024-2029.
Walid mengatakan, Golkar Sumut di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah telah berhasil menempatkan diri menjadi pemenang.
Prestasi tersebut menunjukkan kepiawaian Musa Rajekshah dalam berpolitik tidak perlu diragukan lagi. “Partai Golkar Sumut saat ini menurut saya dapat dikatakan sukses di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah,” jelasnya.
Dikatakannya, Golkar adalah satu di antara partai politik di Indonesia yang memiliki kader-kader terbaik. Satu di antaranya yang patut untuk dipertahankan, ialah Musa Rajekshah atau karib disapa Ijeck.
“Jadi menurut saya jika Partai Golkar ingin terus dapat mempertahankan trend kesuksesan tersebut, tentu saja Ijeck masih sangat layak dipertahankan oleh Partai Golkar sebagai Ketua DPD Sumut,” ucapnya.
Selama ini, dirinya melihat belum ada sosok kader yang mampu untuk menyaingi kinerja Ijeck dalam berpolitik. Ia juga tidak meremehkan kader Golkar lainnya, apabila ikut bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Sumut.
Setiap kader, menurutnya memiliki gagasan dan ide tersendiri yang tujuannya untuk menciptakan kesuksesan dalam berpolitik.
“Menurut pandangan saya, saat ini di Sumut baik secara personal maupun pengalaman kelembagaan, sepertinya belum ada yang mampu menyamai kerja-kerja politik maupun sosial yang dilakukan oleh Ijeck, sehingga kalau kemudian ada yang ingin bersaing dengan beliau dalam merebut kursi ketua Golkar sumut, sah-sah saja, tapi saya melihat tidak akan berdampak signifikan terhadap kuatnya kepercayaan Golkar Sumut terhadap Ijeck,” ungkapnya. (bps)





