PT Agincourt Resources sukses menggelar rangkaian Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe dan resmi ditutup di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (26/1/2026). (dok/infrasumut)
InfraSumut.com – Medan. PT Agincourt Resources (PTAR) sukses menggelar rangkaian Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe.
Sebanyak 1.465 mata atas 1.357 pasien, berhasil dipulihkan dan kembali bisa melihat dunia untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari.
Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe di RS Mata Mencirim 77 Medan pada 25-26 Januari 2026 terhadap 111 mata, menandai penutupan resmi rangkaian operasi itu.
Adapun Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe memasuki tahun ke-11, yang digelar di lima daerah di Sumut, yakni RS Bhayangkara Batang Toru,
Tapanuli Selatan, 26-28 September 2025
dan 3-5 Oktober 2025 terhadap 586 mata.
Kemudian RSUD Pandan, Tapanuli Tengah pada 18-19 Oktober 2025 (71 mata), RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan 24-26 Oktober 2025 (328 mata).
Kemudian RS Mata Siantar, Pematangsiantar pada 21- 23 November 2025 (369 mata), dan RS Mata Mencirim 77 Medan pada 25-26 Januari 2026 (111 mata).
Penutupan operasi katarak gratis di RS Mata Mencirim 77 Medan itu, ditandai dengan penetesan obat mata kepada perwakilan peserta oleh manajemen PTAR, bersama Dinkes Sumut dan manajemen RS Mata Mencirim 77 Medan.
Sementara itu para peserta yang mengikuti operasi katarak gratis di RS Mata Mencirim 77 itu mengungkapkan rasa syukurnya karena telah mendapatkan operasi katarak dengan baik.
“Alhamdulillah berkat Tambang Emas Martabe ini aku bersyukur bisa dioperasi gratis,” ujar Zainuddin, salah satu peserta dari Medan Tembung, kepada wartawan di sela penutupan, Senin (26/1/2026).
Begitu juga dengan Nurhalimah, warga Jalan Binjai, Kampung Lalang, Deli Serdang, yang mengakui bahagia mendapatkan operasi katarak gratis. “Perasaannya bahagia,” ujarnya.
Baik Zainuddin maupun Nurhalimah, menyampaikan terima kasih ke PTAR yang telah memfasilitasi operasi katarak gratis tersebut. Bahkan Nurhalimah mengharapkan PTAR lebih maju lagi ke depannya.
“Saya berterima kasih sebesar-besarnya. Saya berdoa agar agar supaya perusahan ini terbang lebih maju. Itulah ucapan terima kasih saya pak,” sebut Nurhalimah.
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, mengatakan pihaknya bersyukur dapat menuntaskan seluruh rangkaian Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe.
Ia mengatakan Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe sempat terhenti karena bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumut.
Sebelumnya jadwal operasi katarak gratis di Medan pada November 2025, terpaksa ditunda akibat bencana banjir bandang dan longsor di Desa Garoga, Batang Toru dan sekitarnya.
“PTAR bersama pemerintah daerah dan instansi terkait mengalihkan fokus dan sumber daya untuk tanggap darurat,
membuka akses jalan, menyiapkan posko pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, dan logistik,” jelas Christine Pecah.
Meski begitu, Christine Pepah menyampaikan PTAR konsisten menggelar operasi katarik gratis sejak tahun pertama penyelenggaran 2011. Hal itu didasari pada komitmen perusahaan untuk memberi manfaat langsung kepada masyarakat Sumut.
“Dasar kita ya tentu pertama dalam etika kita berbisnis ya, kita memegang teguh itu ESG (environmental, social and governance). Tentu kita harus memberi juga kepada masyarakat, bagian dari kontribusi kita kepada masyarakat,” ujar Christine Pecah.
Dasar lainnya adalah sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mengikuti ketentuan pertambangan yang diberlakukan pemerintah, yakni program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
“Itu ada aturannya, ada keputusan menteri (kepmen), jadi itu wajib. Jadi tentu kegiatan ini wujud kepatuhan kita terhadap negara,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, program operasi katarak gratis tersebut, juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs) nomor 3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di segala usia.
Ditambahkannya, Program Operasi Katarak Gratis Tambang Emas Martabe ini merupakan bentuk dukungan PTAR untuk membantu masyarakat penderita katarak yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata. Sehingga penderita dapat kembali beraktivitas secara mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik
Sejak diadakan pertama kali pada tahun 2011 hingga saat ini, tercatat 13.638 mata katarak pada 12.041 pasien berhasil dioperasi. Program ini telah menjangkau masyarakat dari berbagai daerah di Sumut, meliputi Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Pematangsiantar, Deli Serdang, Medan, dan Nias. (bps)





