Musa Rajekshah saat meninjau progres pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di Desa Pangurabaan, Sipirok, Tapsel, beberapa waktu lalu. (dok/istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Ketua Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Sumatera Utara, Yusril Mahendra Butarbutar, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Anggota DPR RI Musa Rajekshah atas pembangunan masjid di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Masjid ini dibangun Yayasan Haji Anif uang dipimpim Musa Rajekshah untuk mengenang sosok pendiri HMI, yakni Lafran Pane. Bangunan tersebut diberi nama Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif. Tempat ibadah ini dibangun juga masuk dalam program pembangunan 99 masjid yang digagas oleh Yayasan Haji Anif.
“Kita sebagai kader HMI mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada abanga Musa Rajekshah yang satu-satunya orang sangat peduli dengan HMI. Pembangunan Masjid ini adalah sebagai bentuk untuk kami kader HMI mengenang pendiri,” kata Yusril.
Baginya, Musa Rajekshah atau Ijeck adalah seorang tokoh yang sangat peduli dan cinta dengan Provinsi Sumatera Utara, terkhusus organisasi mahasiswa.
“Bang Ijeck ini, bagi saya adalah seorang motivasi, tidak hanya sekelompok kalangan yang dibantu olehnya, semua pihak pastinya merasakan bagaimana tangan dinginnya membantu,” ucapnya.
Dengan berdirinya Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif, adalah bentuk penghormatan terakhir yang diberikan oleh Ijeck kepada pendiri HMI.
“Pastinya, seluruh kader HMI di Indonesia ini akan mengucapkan terimakasih dan penghormatan kepada Bang Ijeck, berkatnya nama pendiri HMI terus menjadi pengingat dengan dibangunnya masjid ini,” jelasnya.
Menurutnya, Ijeck adalah satu-satunya politikus yang sangat menginginkan kemajuan serta kesejahteraan untuk Provinsi Sumatera Utara.
“Kalau ditanya bagaimana kinerja bang Ijeck di Sumut, gak perlu diragukan lagi, kurasa sampai dengan saat ini tidak ada yang dapat menandingi beliau,” ucapnya.
Sebagai kader HMI, ia sekali lagi menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Haji Anif, yang menginisiasi pembangunan masjid tersebut.
“Saya selaku Ketua Badko HMI Sumut mengucapkan terimakasih kepada Bang Ijeck serta Yayasan Haji Anif. Semoga Allah membalas kebaikan yang telah dilakukan oleh beliau,” jelasnya.
Berikut sejarah singkat Lafran Pane mendirikan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang saat ini organisasi tersebut telah menyebar ke seluruh penjuru Tanah Air.
Lafran Pane memprakarsai berdirinya organisasi ini di Yogyakarta pada 5 Februari 1947 bersama 14 mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (STI) lainnya.
Kemudian, Lafran Pane secara resmi ditetapkan sebagai pemrakarsa dan pendiri utama HMI pada Kongres XI HMI tahun 1974.
Tidak sendiri, Lafran Pane mendirikan HMI bersama 13 tokoh lainnya. Lokasi berdiri ruang kuliah Sekolah Tinggi Islam (STI) di Yogyakarta. Hingga kini, nama Lafran Pane dikenang sebagai seorang Pahlawan Nasional. (bps)





