Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, membuka Pekan Inovasi dan Investasi Sumut di Halaman Istana Maimun Medan, Rabu (24/05/2023). (istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Pemerintah Pusat mengalokasi total anggaran sebesar Rp 50 triliun untuk Provinsi Sumatera Utara tahun 2023.
Dari jumlah tersebut, yang telah teralokasi baru sekitar 12% atau sebesar Rp 6 triliun sampai Triwulan I tahun ini. Sementara Rp 44 triliun lagi belum teralokasi.
Itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat membuka Pekan Inovasi dan Investasi Sumut ke-9 Tahun 2023 di Halaman Istana Maimun, Jalan Brigjend Katamso Medan, Rabu (24/05/2023).
“Pemerintah Pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 triliun, namun sampai triwulan ini masih 12 persen yang masuk,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi yang hadir bersama Sekdaprov Sumut, Arief S Trinugroho.
Lebih lanjut Edy Rahmayadi, mantan Pangkostrad itu mengatakan banyak peluang dan kerjasama yang bisa dijalin dengan Pemprov dan Pemda di Sumut.
Karena itu, Edy Rahmayadi mengajak seluruh investor baik dalam maupun luar negeri memanfaatkan potensi investasi yang ada di Sumut, baik dari infrastruktur, pertanian, peternakan dan juga pangan.
Sementara itu Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumut, Faisal Arif Nasution, mengatakan Pekan Inovasi dan Investasi tahun ini mengusung tema ‘Peningkatan Hilirisasi Perkebunan dan Pemberdayaan Kemitraan UMKM sebagai Stimulus Perekonomian Sumut’.
Faisal Arif Nasution mengatakan produk hilirisasi mampu membuka lapangan kerja, menciptakan nilai tambah, meningkatkan devisa, dan membuat neraca perdagangan terus menerus menjadi positif. “Karena itu hilirisasi berbagai komoditas harus terus didorong,” katanya.
Adapun Pekan Inovasi dan Investasi itu diikuti 70 stan pameran yang diisi oleh Kementerian, OPD Sumut dan Kabupaten/Kota, BUMN BUMD, Perguruan Tinggi, Rumah Sakit, Perbankan dan juga pelaku usaha. (bps)





