Dicopot Bahlil, Ijeck: Jabatan Tak Ada Abadi, Tapi Harusnya Landingnya Smooth!

Gambar Gravatar

Ijeck saat berbincang akrab dengan Ketum DPP Golkar Bahlil Lahaladia dalam satu kesempatan acara partai. (dok/istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Musa Rajekshah mengungkapkan kekecewaannya karena dicopot Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.

Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck, menyebutkan sangat menyadari memahami bahwa tidak ada jabatan yang abadi. Namun ia berharap seharusnya jabatan itu bisa diakhiri dengan smooth (mulus).

Bacaan Lainnya

“Jabatan ini saya sangat-sangat yakin percaya tidak ada yang umurnya selamanya, pasti ada waktunya, cuma ya kita berharap landingnya harusnya bisa smooth,” ujar Ijeck menjawab wartawan, Sabtu (20/12/2025).

Namun Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut I itu bisa memahami mengapa jabatan yang ia emban tidak berakhir dengan smooth. Ia juga tidak mau kecewa berkepanjangan.

“Tapi ya suasana-suasana ini tidak bisa kita prediksi, tapi saya tidak juga kecewa berkepanjangan karena ya sudahlah. Memang sudah waktunya pergantian,” ujar Ijeck.

Yang terpenting, sambung Ijeck, Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 itu, dirinya selama menjadi Ketua Golkar Sumut periode 2020-2025 sudah menunjukkan kinerja dengan hasil yang terbaik.

“Tapi yang penting kita sudah membuktikan bahwa kita sudah ada hasil dan sudah memberikan hasil yang terbaik untuk partai Golkar, yang sama-sama kami para kader pasti mencintai partai ini,” tambahnya.

Ijeck juga memaklumi jika dengan pencopotan dirinya sebagai ketua, memunculkan riak-riak di kalangan pengurus di Sumut.

“Iya seperti inilah perjuangan itu, jadi kalau adapun riak seperti ini ya kita maklumi, tapi mudah-mudahan nanti berjalan waktu saya akan bersama kawan-kawan bisa memberikan pemahaman masukan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahaladia menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua Golkar Sumut.

Penunjukan itu tertuang dalam SK DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tertanggal 14 Desember 2025, yang diteken Ketum Golkar Bahlil Lahadalia serta Sekjen Muhammad Sarmuji. (bps)

Pos terkait