Pertamina menaikkan harga BBM non subsidi di Sumut mulai 1 September 2026. (dok/istimewa)
InfraSumut.com – Medan. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menaikkan (penyesuaian harga) Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang berlaku efektif mulai 1 September 2026 di wilayah Sumbagut, termasuk Sumatera Utara.
Untuk wilayah Sumut dan Aceh, harga BBM non subsidi Pertamax Turbo dari Rp18.700 per liter menjadi Rp20.000 per liter. Pertamina Dex dari Rp21.650 menjadi Rp25.750 dan Dexlite dari Rp20.150 menjadi Rp24.200.
Sementara untuk wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax Turbo dari Rp19.100 menjadi Rp20.450. Pertamina Dex dari Rp22.100 menjadi Rp26.300 dan Dexlite dari Rp20.550 menjadi Rp24.750.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penyesuaian harga itu merupakan bagian dari implementasi kebijakan perusahaan yang mengacu pada ketentuan dan arahan pemerintah, dengan tetap mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan, seperti perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.
Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan bahwa penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan produk energi yang kompetitif sekaligus menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Penyesuaian harga BBM non subsidi dilakukan pada produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan untuk produk Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga. Penyesuaian harga dilakukan secara berkala yang dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah,” ujar Fahrougi kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Melalui penyesuaian ini, lanjut Fahrougi, Pertamina Patra Niaga berharap masyarakat dapat memperoleh produk BBM berkualitas dengan harga yang kompetitif. “Ini seiring dengan komitmen kami untuk terus menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi di seluruh wilayah Sumbagut,” sambungnya.
Fahrougi menambahkan, khusus untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ), penyesuaian harga juga berlaku untuk produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. FTZ Sabang (Dexlite dari Rp18.450 menjadi Rp22.150). FTZ Batam (Pertamax Turbo dari Rp17.400 menjadi Rp18.550, Pertamina Dex dari Rp20.100 menjadi Rp23.950 dan Dexlite dari Rp18.700 menjadi Rp22.500). (bps)





