Ijeck: Biaya Operasional Tinggi Sekolah Rakyat Harus Ditekan, Prioritaskan Siswa Terdidik dan Terawasi!

Gambar Gravatar

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Musa Rajekshah memberi masukan pada kunjungan spesifik meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan, Kamis (17/9/2026). (dok/infrasumut)

InfraSumut.com – Medan. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah, hadir dalam kunjungan spesifik ke Sumut dalam rangka meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan, Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan, Kota Medan, Kamis (17/9/2029).

Dalam kunjungan spesifik Komisi V yang dipimpin Wakil Ketua Roberth Rouw tersebut, Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, menyampaikan beberapa hal dalam optimalisasi operasional Sekolah Rakyat.

Bacaan Lainnya

Di antaranya dari sisi fasilitas Sekolah Rakyat, seperti gedung belajar, asrama, perlengkapan dan sarana belajar lainnya hingga desainnya, menurut Ijeck, sudah memadai. Namun ada koreksi di biaya perawatan Sekolah Rakyat yang tinggi.

Karena itu biaya tinggi perawatan Sekolah Rakyat menurut Ijeck, harus ditekan, dengan tetap menjamin aset Sekolah Rakyat dapat digunakan dalam jangka panjang. “Artinya jangan sampai berulang-ulang terjadi biaya perawatan yang tinggi,” ujar Ijeck.

Ia justru menekankan Sekolah Rakyat harus memprioritaskan tujuan agar siswa terdidik dan terawasi. Kemudian penerimaan calon siswa Sekolah Rakyat, menurutnya harus selektif. Sebab minat masyarakat mendaftarkan anak-anaknya di Sekolah Rakyat cukup tinggi.

“Ada dua (Sekolah Rakyat) di Kota Medan dan Kabupaten Serdang Bedagai, yang lain ada beberapa titik lagi progres. Saya kemarin mendatangi Serdang Bedagai, masyarakat yang ingin menyekolahkan itu banyak, karena ini kan sekolah tidak mampu, tapi memang harus selektif. Menurut saya harus dilihat betul anak-anak yang masuk ini, karena kita tahu latar belakang yang berbagai macam,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Ijeck, Sekolah Rakyat yang diprogramkan Presiden Prabowo Subianto untuk pendataan pendidikan dan membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi masyarakat kurang mampu, memiliki tujuan mulia.

“Dan juga tujuannya (Sekolah Rakyat) juga mulia karena Pak Presiden ingin supaya kemampuan sumber daya manusia generasi bangsa ini ke depan, harus lebih baik lagi,” kata Ijeck.

Karena itulah yang terpenting menurut Ijeck adalah pengajaran, pengawasan, dan perawatan harus sejalan dengan biaya yang seefisien mungkin. Tenaga pendidik juga harus merasa memiliki, merasa anak-anak yang di dalam ini segala macam strata sosial di Sekolah Rakyat, harus bisa terdidik dan terawasi.

“Dan siswa-siswi ini kita harapkan menjadi orang lebih baik dengan tenaga pendidikan yang lebih dengan ilmu yang lebih baik supaya bangsa kita ini lebih maju ke depan,” pungkas Ijeck.

Turut hadir dalam peninjauan itu mewakili Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BBPJN Sumut dan Balai Wilayah Sungai Sumatera II, dan Dinas Sosial Kota Medan serta stakeholder terkait. (bps)

Pos terkait