Ijeck tidak mempersoalkan jika nantinya Bobby lawan kotak kosong di Pilgub Sumut 2024. (istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Terbukti kemungkinan untuk Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melawan kotak kosong di Pemilihan Gubernur Sumut 2024.
Hal itu karena sejauh ini belum ada kandidat di luar Bobby Nasution, yang telah mengantongi rekomendasi partai politik. Beda dengan Bobby yang sudah direkomendasikan tujuh partai.
Ketujuh partai politik itu adalah Partai Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PPP dan PKB. Terbaru kemarin PKS sempat mengeluarkan pernyataan mendukung Bobby, namun pada akhirnya diklarifikasi Presiden PKS.
Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah, menanggapi kemungkinan Bobby melawan kotak kosong. Ia mengatakan hal itu tidak masalah.
“Kita setuju-setuju saja, yang penting menang, yang mana pun kita setuju aja,” ujar Musa Rajekshah di Medan, Selasa (16/7/2024).
Ijeck, sapaan akrabnya, menjelaskan mendukung Bobby Nasution lawan kotak kosong, dinilai bisa menekan tensi politik tinggi dan antisipasi gesekan masyarakat saat Pilgub Sumut.
“Mungkin dalam perjuangan apapun pasti ada lawan, kalau tidak ada lawan dalam Pilkada, dibolehkan (lawan) kotak kosong. Satu hal (baik) dalam (melawan) kotak kosong ya ini, gesekan di masyarakat akan kecil,” jelas Ijeck.
Jika pun Bobby melawan kotak kosong, namun diharapkannya prosesnya berlangsung sportif dan siap bertanding. “Bukan berarti kita membatasi demokrasi silahkan saja, kalau tidak memang ada lagi (lawannya), ya kita ikut saja yang mana pun itu (mekanisme pemilihannya), yang pasti kita siap bertanding secara sportif,” ujar Ijeck.
Sebelumnya, Partai Golkar resmi mengusung dan mendukung Bupati Asahan, Surya untuk mendampingi Bobby Nasution di Pilgub Sumut tahun 2024. Surya merupakan kader partai berlambang pohon beringin dan dinilai matang secara politik. (bps)





