Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, pada pembukaan Festival Buah dan Bunga Tanah Karo 2023 di Taman Mejuah-Juah Jalan Gundaling Berastagi, Jumat (07/07/2023). (istimewa)
InfraSumut.com – Berastagi. Kabar baik bagi pengguna jalan Medan-Berastagi. Tahun 2024, jalan alternatif Medan-Berastagi menuju Tanah Karo dan sebaiknya, bisa dilintasi pada tahun 2024 mendatang
Itu artinya kepadatan di jalur jalan utama Medan-Berastagi saat ini bisa terurai dengan akan beroperasinya jalan alternatif tersebut.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dalam sambutannya saat membuka Festival Buah dan Bunga Tanah Karo 2023 di Berastagi, Jumat (07/07/2023).
Edy Rahmayadi menyebut pangan rakyat Sumut bergantung pada Kabupaten Karo. Karenanya, kata orang nomor satu di Sumut itu, ia terus mendorong pembangunan infrastruktur di kabupaten yang disebutnya surga kecil itu.
Karena itu Gubernur Edy Rahmayadi telah membangun jalan alternatif Medan-Berastagi, Karo. Tujuannya untuk membantu kelancaran distribusi pangan seperti sayur dan buah. Serta menyokong pariwisata Karo.
“Ini (Karo) surga kecil, Tuhan memberikan udara segar, menyuburkan tanaman, 65% logistik (pangan) Sumut itu datangnya dari Tanah Karo, jadi kalau Karo tertutup, supply pangan Sumut terganggu,” kata Edy Rahmayadi pada pembukaan festival itu.
Jalan alternatif Medan-Berastagi sepanjang kurang lebih 55,87 km tersebut, diharapkan sudah bisa digunakan pada tahun 2024. Sehingga masyarakat tidak lagi bermacet-macetan di sepanjang jalan utama Medan-Berastagi.
Selain itu, diharapkan biaya pengangkutan logistik pun bisa dipangkas. “Kita harapkan tahun 2024 jalan alternatif (Medan-Berastagi) ini sudah bisa dipakai, tak lagi truk sayur ini lewat sini,” kata Edy Rahmayadi disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat dan pengunjung yang hadir.
Edy Rahmayadi pun mengatakan akan terus bersinergi dengan semua pihak termasuk Pemkab dan Forkopimda Sumut membangun daerah. “Saya datang kemari, bersama Ketua DPRD Sumut, Pangdam dan jajaran, karena kami menyayangi Tanah Karo,” katanya.
Gubernur Edy Rahmayadi pada event yang dihadiri Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, Pangdam I/BB Achmad Daniel Chardin, Bupati Karo Cory Sriwati Sebayang dan puluhan ribu masyarakat itu, melepas pawai peserta festival.
Edy Rahmayadi juga menerima puluhan bingkisan buah dan bunga pada Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2023 yang berlangsung 7-9 Juli di Taman Mejuah-juah Berastagi itu.
Banyak kegiatan yang digelar, di antaranya parade marching band, lomba tari kreasi, lomba feshion show, makan buah gratis, pameran UMKM, dan pagelaran musik dan budaya.
Mantan Pangkostrad itu juga mengapresiasi kegiatan festival yang diselenggarakan setahun sekali tersebut. Festival diharapkan dapat menjaga semangat pariwisata dan menunjukkan potensi bunga dan buah yang dimiliki Karo. “Udara yang segar, tanah yang subur, inilah tempatnya,” kata Edy Rahmayadi.
Usai memimpin upacara pelepasan pawai Festival Bunga dan Buah tersebut, Edy Rahmayadi ikut berbaur bersama peserta pawai dan menerima puluhan bingkisan berupa bunga dan buah dari peserta pawai. Tampak para peserta dan masyarakat yang hadir antusias melihat orang nomor satu Sumut itu.
Turut hadir pada pembukaan festival itu, di antaranya Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Kadis PUPR Sumut Marlindo Harahap, Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Kabiro Umum dan Perlengkapan Setdaprov Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap.
Bupati Karo Cory Sebayang memperkirakan saat pawai marching band dan pawai hias ada sebanyak 40 ribu pengunjung yang memadati kawasan Gundaling. Bupati Cory pun mengapresiasi kehadiran Gubernur Edy Rahmayadi bersama Forkopimda Sumut. (bps)





