Masyarakat Diajak Lestarikan Sungai Babura Medan

Gambar Gravatar

Puncak Gerakan Peduli Anak dan Sungai Babura, Rabu (16/08/2023) malam lalu. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Pemko Medan mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan Sungai Babura. Tanpa peran masyarakat, berbagai program pelestarian tidak akan berhasil dengan baik.

Itu disampaikan Kadis Lingkungan Hidup Medan Suryadi Panjaitan mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution pada puncak kegiatan Gerakan Peduli Anak dan Sungai Babura, di Tepi Sungai Babura, Jalan Dipanegara Kecamatan Medan Baru, Rabu (16/08/2023) malam lalu.

Bacaan Lainnya

Suryadi menyampaikan pesan Wali Kota Medan yang mendorong warga untuk berperan aktif menjaga alam sekitar. Kelestarian alam, ujarnya, merupakan hal utama dan menjadi kunci keberhasilan terwujudnya kesejahteraan umat manusia. 

“Mari kita berkolaborasi menjaga agar sungai tidak tercemar. Tanpa peran masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan akan sia-sia,” ajak Suryadi. 

Dalam kegiatan yang dihadiri Camat Medan Baru Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan, pegiat lingkungan Bobi Septian dan Lukman Siagian, serta masyarakat sekitar itu, Suryadi mengatakan mengapresiasi Gerakan Peduli Anak dan Sungai Babura yang dilaksanakan Gerakan Bersih Sungai.  “Kegiatan ini wujud kepedulian dalam melestarikan Sungai Babura,” ucapnya.

Kegiatan yang dirangkai dengan Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2023 ini berlangsung seharian dengan lokasi di tepian Sungai Babura. Koordinator Gerakan Bersih Sungai, Lukman Siagian, menyampaikan berbagai kegiatan dilaksanakan sejak pagi tadi. 

“Di antaranya Lomba Baca Puisi, Lomba Mewarnai, pembacaan dongeng untuk anak-anak yang tinggal di pinggiran sungai,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di pinggiran sungai penaburan ekoenzim, serta penaburan 1.000 bibit ikan nila dan mas. 

“Kita berharap, kegiatan ini menjadi edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian sungai,” ujarnya.

Puncak kegiatan malam itu selain penyerahan hadiah kepada pemenang perlombaan, juga diisi dengan penampilan kesenian anak-anak pinggiran sungai. Dengan penuh percaya diri, anak-anak yang akrab dengan sungai ini menyuguhkan musikalisasi dan pembacaan puisi, tari, teater, dan atraksi pencak silat. (wst)

Pos terkait