Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan. (istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara pada H-3 Hari Raya Idulfitri 1444 H, akan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan tarif tiket, angkutan penumpang selama arus mudik Lebaran tahun 2023.
“H-3 tim nanti akan turun melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap tarif tiket,” sebut Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan, kepada wartawan di Medan, Selasa (18/04/2023).
Kadishub Agustinus Panjaitan me-warning keras terhadap pelaku usaha atau operator bus, jangan coba-coba menaikkan tarif tiket dengan sepihak. Karena sudah ada aturan melarang hal tersebut. Apa lagi, mencari keuntungan besar pada arus mudik.
“Karena, sudah ada aturan dari Kementerian Perhubungan tersebut, dengan larangan menaikkan harga tiket bus. Sudah jelas ada sanksi, sanksi terberat pencopotan izin usaha,” sebut Kadishub Agustinus Panjaitan.
Untuk pemudik, Kadishub Agustinus Panjaitan mengimbau untuk memastikan kenderaan bermotor, yang menjadi tranportasi mudik, berjalan dengan layak jalan. Kemudian, bagi pengemudi harus memiliki fisik fit untuk mengendarai.
Selanjutnya, menjadwalkan keberangkatan dengan baik. Hindari berangkat atau melakukan mudik pada malam hari. Pengemudi maksimal mengendarai kendaraan bermotor maksimal 8 jam per hari.
“Ideal untuk mengendarai 4 jam dengan istirahat 30 menit. Mengemudi per hari selama 8 jam. Juga harus mengingat kondisi kesehatan,” kata Kadishub Agustinus Panjaitan.
Pada operasi Ketupat Toba 2023 ini, Kadishub Agustinus Panjaitan mengatakan terdapat 209 Pos, terdiri pos pengamanan, pos pelayanan hingga pos terpadu. Ia mengajak pemudik untuk menggunakan fasilitas dan pelayanan di ratusan pos tersebut.
“Pos pelayanan terpadu, kita sudah menyiapkan bagi pemudik untuk beristirahat. Jadi, mudik aman dan terasa nyaman,” pungkas Kadishub Agustinus Panjaitan. (ben)





