Panic Buying BBM di Medan, Pertamina: Harusnya Tidak, Stok Aman!

Gambar Gravatar

Antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU 14201103, Jalan Setia Budi, Kota Medan, Jumat (6/3/2026) siang. (dok/infrasumut)

InfraSumut.com – Medan. Panic buying BBM (pembelian mendadak dan berlebihan) terjadi di Kota Medan dan sekitarnya, Provinsi Sumatera Utara.

Perilaku itu dipicu beredarnya pesan berantai melalui aplikasi percakapan dan media sosial perihal isi penuh tangki karena stok BBM hanya berlaku untuk 21 hari mendatang.

Bacaan Lainnya

Panic buying sudah terjadi sejak Kamis (5/3/2026) malam. Pantauan wartawan, Jumat (6/3/2026) siang di SPBU 14201103, Jalan Setia Budi, Kota Medan,, pengendara yang ingin mengisikan BBM kendaraannya tampak mengantre.

Begitu juga di SPBU 142011148 Jalan Dr Mansyur, Kota Medan, tampak dipadati kendaraan, seperti roda empat dan roda dua.

Pemandangan yang sama juga terjadi di SPBU 142011108 Jalan Sei Batanghari Medan maupun SPBU 14201131 Jalan Sei Serayu Medan.

“Mau gimana lagi bang, minyak kitapun udah habis, mau res ini bang,” ujar salah seorang pengendara di Jalan Sei Kapuas Medan.

Namun pengendara lainnya menyebut karena khawatir tidak ada persediaan BBM. “Nanti kayak kemarin itu, habis minyak, mana tau kita, kan suka nggak ada kepastian bang,” ujar seorang pengendara lainnya.

Dari pantauan hingga berita ini diturunkan, situasi di SPBU-SPBU masih kondusif. Namun panic buying membuat masyarakat terganggu, khusunya para pengendara jalan. Sebab jalur lalu lintas menjadi macet.

Stok Aman
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan tak seharusnya terjadi panic buying. Sebab stok atau ketersediaan BBM di wilayah Sumbagut, termasuk Medan, Sumut, dalam kondisi aman. Begitu juga stok LPG dalam kondisi aman.

“Saat ini penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Jumat (6/3/2026).

Bahkan untuk menghadapi Ramadan dan IdulFitri 1447 H, Fahrougi mengatakan tidak ada masalah. Pihaknya juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi peningkatan konsumsi BBM dan LPG.

Di antaranya melalui build up stock serta memastikan kesiapan sara na dan fasilitas distribusi. Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur.

Selain itu, Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional, termasuk Sumatera Bagian Utara.

Sebagai perusahaan energi terintegrasi (integrated energy company), Pertamina didukung oleh rantai bisnis yang saling terhubung dan saling menguatkan, mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat. Pertamina memastikan pasokan energi dapat terus disalurkan secara optimal ke berbagai wilayah, termasuk Sumbagut.

Karena itu, lanjut Fahrougi, terkait pesan berantai yang mengimbau masyarakat mengisi penuh tangki BBM, mengatakan informasi tersebut sama sekali tidak benar.

Pertamina mengajak masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak sesuai dengan fakta. (bps)

Pos terkait