InfraSumut.com – Penajam Paser Utara. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) mengadakan kegiatan Kunjungan Lapangan Bersama Guru Besar Bidang SDA di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dilaksanakan 17 Maret 2023.
Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut acara Focus Group Discussion (FGD) yang telah dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 27 Januari 2023 yang lalu.
Dalam kegiatan kunjungan lapangan ini, Ditjen SDA turut mengajak para Guru Besar bidang sumber daya air untuk meninjau langsung pembangunan infrastruktur SDA yang sedang berlangsung, peninjauan dilakukan di pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sungai Sepaku.
Pelaksanaan pembangunan infrastruktur sumber daya air yang dilakukan di kawasan IKN meliputi penyediaan air baku, pengendalian banjir, dan drainase utama untuk menjamin ketersediaan dan keberlanjutan kebutuhan air masyarakat, konservasi air dan perlindungan tanah serta pengendalian banjir.
Plt Dirjen Sumber Daya Air, Jarot Widyoko, menyampaikan bahwasanya kegiatan peninjauan ini sebagai ajang diskusi bersama untuk berbagi gagasan atau pemikiran atas isu aktual pembangunan di IKN.
“Pembangunan infrastruktur IKN khususnya infrastruktur Sumber Daya Air memerlukan pengayaan dan masukan dari bapak ibu para pakar di bidangnya. Saya yakin melalui acara FGD pada 27 januari 2023 lalu,” ujar Plt Dirjen SDA Jarot dilansir dari laman Ditjen SDA, Selasa (21/03/2023).
Kunjungan lapangan tersebut diharapkan menghasilkan berbagai gagasan, pemikiran, dan terobosan baru yang sangat bermanfaat.
Selain itu, Prof Ir Sri Legowo Wignyo Darsono yang merupakan salah satu panelis dalam kegiatan ini juga turut menyampaikan terkait pentingnya pemerintah mengajak para anak bangsa untuk ikut andil dalam pembangunan IKN. Hal tersebut bertujuan agar terciptanya rasa memiliki bagi para anak bangsa atas dukungannya dalam membangun IKN.
“Saya sangat mengucapkan terima kasih dari PUPR bahwa kita-kita yang tergabung dari guru besar SDA bisa melihat langsung fisik daripada IKN. Keseriusan daripada pihak pemerintah, terutama pada pembangunan fisik oleh Kementerian PUPR itu luar biasa, sehingga kita optimis sesuai dengan jadwal bahwa 2024 itu sebagian akan dipindahkan dan mungkin sangat dipastikan bisa,” jelas Legowo.
“Kita setuju dengan memberikan saran yang positif untuk meneruskan pembangunan dan yang dilakukan sudah benar, tinggal sekarang akselerasi atau percepatan pembangunan,” tambah Legowo.
Dalam peninjauan ini, sebanyak 73 guru besar yang berasal dari berbagai daerah turut diundang untuk memberikan masukan serta saran dalam pembangunan infrastruktur di kawasan IKN, khususnya di infrastruktur SDA agar dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat kedepannya dan juga menjadi wadah bagi anak bangsa dalam keikutsertaanya dalam pembangunan IKN. (riz)





