Pekan Depan, 200 Bacalon Bupati, Wali Kota dan Wakil untuk 33 Daerah Ikuti Wawancara di PDIP Sumut

Gambar Gravatar

(Logo PDIP)

InfraSumut.com – Medan. Wawancara terhadap 25 bakal calon kepala daerah (bacakada) terdiri dari bupati dan wakil maupun wali kota dan wakil untuk 17 daerah di Sumatera Utara gelombang pertama khusus kader, telah selesai mengikuti wawancara di DPD PDI Perjuangan Sumut, Kamis (6/6/2024).

Kemudian gelombang kedua untuk eksternal partai sebanyak 200 bacakada untuk 33 daerah, akan mengikuti wawancara pada pekan depan, Senin-Rabu, 10-12 Juni 2024.

Bacaan Lainnya

Undangan bernomor 2366/IN/DPD.29-B/VI/2024, telah dilayangkan kepada 200 bakal calon telah, yang diteken Ketua Rapidin Simbolon dan Sekretaris Sutarto tertanggal 5 Juni 2024.

“Wawancara gelombang kedua untuk bakal calon kepala daerah non kader, eksternal, digelar pekan depan, Senin, Selasa sampai Rabu,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, di Medan, Jumat (7/6/2024).

Sama seperti gelombang pertama, kata Aswan Jaya, tim penjaringan bacakada PDIP akan mempertanyakan tentang persiapan hingga visi dan misi maju di Pilkada serentak 2024 kepada 200 bakal calon tersebut.

“Kita fokus pengurus dan kader kita fokus kesungguhan, kesiapan mereka untuk bertarung. Kalau mereka sungguh-sungguh, sanggup dan peluang ada, mereka menjadi prioritas,” sebut Aswan.

Setelah melakukan tahapan wawancara bacakada ini, DPD PDI P Sumut akan melakukan asesmen. Hasilnya selanjutnya disampaikan ke DPP PDIP untuk diputuskan dan ditetapkan siapa yang bakal diusung dan didukung nantinya.

“Tahapan selanjutnya, kami akan membuat assesmen dengan penilaian dan dikirim ke Jakarta. Kemudian, DPP PDIP akan memutuskan,” jelas Aswan.

Di bagian lain, ungkap Aswan, ada sejumlah bakal calon yang sudah mendapatkan ‘golden ticket’ dari DPP PDIP, seperti Kabupaten Toba, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Batu Bara dan Nias.

“Pertama Toba, Sergai, Batu Bara, Nias sudah diberikan surat tugas, karena dinilai tidak lagi perlu melakukan tahapan penjaringan. Itu semua, incumbent dan kader,” kata Aswan.

DPD PDIP Sumut akan melihat sosok kader layak diusung di masing-masing kabupaten/kota, yakni mereka yang pastinya memilik kriteria pemimpin yang diinginkan masyarakat, akan cepat diproses.

“Kita lihat lagi pengurus dan kader yang pas, dan tepat segala macam, semakin cepat. Kalau tidak ada kader, dan calon-calon lainnya, masih lemah. Ya proses akan lama dan menjelang akhir. Kita lakukan survei internal, pasti kita lakukan untuk semua calon,” kata Aswan.

Aswan mengungkapkan PDIP memasang target menang di setiap bakal calon yang didukung nantinya. Itu untuk mengulangi kemenangan di Pemilu tahun 2024.

“Pastinya, kita menang semuanya, kalau tidak ada target menang, ngapain kita melakukan penjaringan, seleksi, survei. Hasil pemilu 2024, PDIP menang, target juga menang semua di Pilkada serentak ini. Kemudian, wilayah kita dapat Wakil DPRD, posisi runner-up, kita targetkan untuk menang. Kalau dua kursi dan tiga kursi, kita lihat situasi saja,” pungkas Aswan. (bps)

Pos terkait