Konsultasi Publik tentang Perpres KSN Tata Ruang Mebidangro di Hotel Arya Duta Medan, Selasa (30/05/2023). (istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Direktur Perencanaan Tata Ruang Nasional Kementerian ATR, Eko Budi Kurniawan, mengatakan perlu sinergitas dalam membangun infrastruktur jalan di Kawasan Strategis Nasional (KSN).
Eko Budi Kurniawan mengatakan perlunya sinergitas itu untuk mencegah terjadinya tumpang tindih atau ketidaksesuaian dengan perencanaan.
“Jaringan jalannya harus disesuaikan, bila tidak nanti harus dibelokkan, karena itu butuh sinergitas dalam membangunnya antara pemerintah daerah dan pusat,” kata Eko Budi Kurniawan.
Hal itu disampaikan Eko Budi Kurniawan pada Konsultasi Publik Materi Teknis dan Perpres KSN Tata Ruang Mebidangro, di Hotel Arya Duta, Medan, Selasa (30/05/2023).
Saat ini, kata Eko Budi Kurniawan yang juga menyusun payung hukum untuk tata ruang Ibu Kota Negara (IKN) baru, sedang dipersiapkan peraturan yang tepat di Mebidangro. Dengan begitu pemerintah punya pedoman dan dasar hukum dalam membangun Mebidangro.
“Saat ini kita siapkan payung hukumnya yang menjadi dasar pengembangan Mebidangro. Ini benar-benar harus clear karena Mebidangro merupakan kawasan yang berkontribusi signifikan pada perekonomian nasional,” kata Eko Budi Kurniawan.
Sekdaprov Sumut, Arief S Trinugroho, yang membuka Konsultasi Publik itu menekankan upaya Pemerintah Pusat meningkatkan keterpaduan dan keserasian di Mebidangro, tidak boleh berhenti hanya di revisi dokumen Perpres.
Namun revisi Perpres tentang KSN Mebidangro, harus diikuti dengan kegiatan operasional pembangunan yang efektif.
“Jadi, dengan begitu penataan ruang yang tujuannya untuk pembangunan itu benar-benar terwujud, tidak sebatas hanya di atas kertas saja,” kata Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho.
Menurut Sekdaprov Arief S Trinugroho,
salah satu yang menjadi perhatian adalah masalah transportasi di Mebidangro. Menurutnya transportasi beserta infrastrukturnya harus baik untuk mendukung distribusi logistik maupun untuk mobilitas masyarakat.
“Transportasi beserta infrastrukturnya menjadi hal yang sangat penting, keterpaduan, kuantitas dan kualitas perlu menjadi perhatian kita bila ingin membentuk kawasan yang berdaya saing, tujuannya untuk menjadi kawasan berdaya saing internasional seperti Mebidangro,” kata Arief S Trinugroho.
Hadir pada Konsultasi Publik Materi Teknis dan Perpres Tata Ruang Mebidangro ini antara lain Kepala Bapelitbang Sumut Hasmirizal Lubis, Kadishub Sumut Agustinus Panjaitan, Kadis LHK Sumut Yuliani Siregar dan OPD terkait lainnya. Hadir juga akademisi serta perwakilan daerah Mebidangro. (bps)





