Ramadhan Fair XVII yang akan digelar Pemko Medan, 26 Maret sampai 14 April 2023 di 2 lokasi, dikonsep rapi dan bersih. Semua stand disiapkan gratis. (istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Pemko Medan kembali menggelar Ramadhan Fair di tahun 2024. Sebelumnya dalam 2 tahun terakhir, event keagamaan itu urung digelar karena pandemi Covid-19,
Ramadhan Fair XVII digelar dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1444 H dan menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
Ramadhan Fair XVII itu digelar mulai 26 Maret sampai 14 April 2023 di 2 lokasi, yakni samping Masjid Raya Al -Mashun dan di Lapangan Rengas Pulau Marelan.
Penyelenggaraan tahun ini mengusung tema “The Kitchen of Asia”, yang menghadirkan 246 stand kuliner dan 60 stand UMKM/kriya.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Laksmana Putra Siregar menjelaskan 194 stand Ramadhan Fair di samping Masjid Raya Al -Mashun, terdiri dari 134 stand kuliner dan 60 stand UMKM/kriya.
Kemudian ada 152 stand Ramadhan Fair di Lapangan Rengas Pulau Marelan, terdiri dari 122 stand kuliner dan 30 stand UMKM/Kriya.
“Seluruh stand ini disediakan gratis dan tidak diperjualbelikan,” ujar Kadis Laksamana Putra Siregar usai rapat persiapan Ramadhan Fair XVII di Kantor Wali Kota, Jumat (24/03/2023).
Namun sesuai tema The Kitchen Of Asia, kata Kadis Laksamana Putra Siregar, seluruh stand kuliner dalam Ramadhan Fair ini diseleksi dengan sangat ketat.
Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, menjelaskan Ramadhan Fair XVII dikonsep lebih rapi dan tertib.
“Nantinya panitia akan meniadakan waiters atau pramusaji guna menghindari perebutan pembeli antar stand kuliner,” ujar Muhammad Sofyan.
Lebih lanjut dikatakan Sofyan, agar pelaksanaan Ramadhan Fair berjalan sesuai konsep yang ditentukan, maka tata tertib pelaksanaan harus dibuat. Jika stand kuliner melanggar harus mendapatkan sanksi.
Selain itu pakaian setiap pengunjung juga harus dapat disesuaikan dengan perhelatan yang bernuansa islami. “Panitia dapat menyediakan selendang dan kain sarung jika ada pengunjung yang pakaiannya tidak sesuai,” sebut Sofyan.
Kadis Laksamana Putra Siregar menambahkan, masing-masing peserta stand kuliner akan menandatangani fakta integritas guna mengikuti aturan dan tata tertib yang telah ditentukan. (sam)





