Tepat di Ultah ke-63, Edy Rahmayadi Nyatakan Maju Lagi di Pilgub Sumut 2024

Gambar Gravatar

Edy Rahmayadi pada perayaan sederhana ulang tahunnya ke-63 bersama keluarga, tokoh dan kerabat, Minggu (10/03/2024) pagi. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63, Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023, Edy Rahmayadi, menyatakan diri maju kembali sebagai Calon Gubernur Sumut pada Pilgub Sumut tahun 2024.

sebagai berkah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Bacaan Lainnya

Di momen hari bahagia itu pula, Edy Rahmayadi, mantan Pangkostrad itu menegaskan niatnya maju kembali sebagai Calon Gubernur Sumut periode 2024-2029.

Edy Rahmayadi yang mensyukuri nikmat Allah SWT di ultahnya yang ke-63 itu, menegaskan niatnya maju kembali di Pilgub Sumut itu, harus dengan cara-cara yang halal.

Edy Rahmayadi menyampaikan pernyataan itu di kediaman pribadinya, Jalam Karya Bhakti, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Minggu (10/03/2024) pagi.

Minggu pagi itu, Edy Rahmayadi suami dari Nawal Lubis itu, dikejutkan dengan kedatangan keluarga dekatnya, teman-teman dan kerabat lainnya untuk merayakan ultahnya yang ke-63 tahun.

Begitu pulang usai melaksanakan salat subuh di masjid dekat kediamannya, Edy Rahmayadi, dikejutkan dengan beberapa kerabat yang sudah hadir di kediamannya.

Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan mendoakan agar Edy Rahmayadi, dimudahkan untuk kembali menjadi Gubsu periode 2024-2029. Doa yang sama terus disampaikan, setiap kali ada kerabat atau teman yang datang kemudian.

Atas doa dan harapan yang disampaikan itu, akhirnya Edy Rahmayadi.mengeluarkan pernyataan. Di hadapan kelurga dan kerabat yang berkumpul di halaman belakang kediamannya, Edy Rahmayadi, mengaku telah berniat untu kembali maju dalam kontestasi Pilgubsu tahun ini.

“Saya sudah putuskan untuk menjadi Gubsu lagi. Tapi itu baru niat saya. Selanjutnya, seluruhnya tergantung rakyat, karena rakyat yang memilih siapa pemimpin yang diharapkannya. Yang pasti saya tidak mau menjadi pemimpin dengan cara yang tidak halal,” katanya.

Edy Rahmayadi bercerita, apapun jabatan yang pernah didudukinya selama ini, adalah karena karunia dari Allah SWT. Baik karirnya di militer sampai menjadi Pangdam I/BB dan Pangkostrad, maupun menjadi Gubsu di periode 2018-2023.

Tanpa karunia Allah SWT, Edy Rahmadi menyakini, tidak mungkin dia dapat menduduki posisi-posisi tersebut. “Karena saya berasal dari keluarga yang mengalami kesulitan secara ekonomi,” ujarnya.

Edy Rahmayadi bercerita, bagaimana dahulu, ibunya harus bangun dari tidurnya pada pukul 02:00 WIB untuk membuat kue. Kemudian pagi harinya, Edy Rahmayadi, bertugas mengantar kue-kue itu kepada para pelanggan. Ke beberapa kantor dan toko kue.

Satu hari, kata Edy Rahmayadi, dia mengantar kue ke Makodam I/BB. Saat berada di sana dia tertegun dan berdoa, agar satu saat dia bisa berkantor di situ. Begitu juga ketika Edy Rahmayadi, suatu ketika diajak orang tuanya bermain di taman yang berada di depan Rumah Dinas Gubsu di Jalan Jenderal Sudirman, dia pun tertegun dan ingin sekali tinggal di rumah itu.

“Dan doa saya terjawab. Saya menjadi Pangdam dan Gubsu. Apa itu namanya kalau bukan karunia Allah SWT,” kata Edy Rahmayadi, yang berhasil mengakhiri kepemimpinannya di Sumut tanpa kasus Korupsi.

Karena itulah, menurut Edy Rahmayadi, niatnya untuk kembali maju menjadi Gubsu, benar-benar tulus. Katanya, bila nanti rakyat memilihnya, maka dia akan melaksanakan tugas dengan baik. Yakni, menjalankan amanah yang diberikan rakyat dengan penuh tanggung jawab.

Hadir dalam acara pagi hari itu, mantan Wali Kota Medan Abdillah, beberapa mantan pejabat Pemprob Sumut, para ulama, dan kerabat serta teman sekolah Edy Rahmayadi. (bps)

Pos terkait