Mensos Saifullah Yusuf memberi keterangan kepada wartawan tentang Sekolah Rakyat, Jumat (11/4/2025). (istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Direncanakan 4 Sekolah Rakyat (SR) dioperasikan di Provinsi Sumatera Utara mulai tahun 2025 untuk mendukung program Sekolah Rakyat berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 tahun 2024.
Keempat Sekolah Rakyat itu meliputi 2 sekolah di gedung milik Kementerian Sosial di Kabupaten Deli Serdang, 1 di Gedung milik Pemerintah Provinsi Sumut dan 1 lagi di Gedung Kampus V UIN Sumut di Kota Tebing Tinggi.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf pada Dialog Pilar Sosial di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (11/4/2025).
Mensos Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengharapkan Sekolah Rakyat di Sumut bisa menerima murid baru pada pertengahan tahun 2025 ini. Saat ini pihaknya sedang mensimulasikan berapa kebutuhan anggaran.
Lebih lanjut Mensos Gus Ipul mengatakan kurang lebih akan ada 50 Sekolah Rakyat yang akan dibuka pada tahun ini di Indonesia.
“Kita sedang simulasi, kalau misal 50 sekolah butuh berapa siswa dan lain sebagainya, jadi kita sedang melakukan simulasi, kita sedang menghitung secara nasional dan kita sedang proses nasionalisasi,” ungkap Saifullah.
Sementara itu Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota di Sumut, berkomitmen mendukung program Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto tersebut.
“Tentunya kami Pemda di Sumut, akan terus membantu mengatasi kemiskinan sebagaimana cita-cita Pak Presiden, agar masyarakat miskin bisa senyum dan senang, agar anak mereka dapat pendidikan yang baik dan layak,” kata Bobby Nasution pada dialog tersebut.
Sebagai informasi, program sekolah rakyat merupakan sekolah yang diperuntukkan masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar mendapat pendidikan yang berkualitas.
Sekolah Rakyat akan menyediakan fasilitas yang baik bagi siswanya. Siswa juga akan tinggal di asrama selama menempuh pendidikan.
Di Sumut, yang awalnya disebutkan sudah ada 21 usulan dari kabupaten/kota, hingga Jumat (11/4), sudah bertambah menjadi 22 daerah yang mengusulkan Sekolah Rakyat di daerahnya.
Gubernur Sumut Bobby Nasution berharap Sekolah Rakyat ini dapat memutus mata rantai kemiskinan rakyat di Sumut, anak-anak yang tidak mampu bisa merasakan Pendidikan dan meraih apa yang menjadi cita-citanya. (bps)





