Baru Diingatkan Bobby, Terjadi Lagi Kebakaran Hutan di Kawasan Danau Toba Samosir

Gambar Gravatar

Kobaran api melahap hutan dan lahan di kawasan Danau Toba amosir, Sabtu (19/7/2025) malam. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kawasan Danau Toba, tepatnya di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (19/7/2025) malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kebakaran tersebut persisnya di kawasan Menara Pandang Tele, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, dan sekitar kawasan Bukit Sibea-bea, Samosir.

Bacaan Lainnya

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut membenarkan peristiwa tersebut. “Iya (kebakaran lagi Kabupaten Samosir),” ungkap Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Dinas LHK Sumut, Zainuddin Harahap, menjawab konfirmasi wartawan Sabtu malam.

Sebelumnya Gubernur Sumut Bobby Nasution melalui Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong pada Kamis (17/7/2025) sudah mengingatkan agar seluruh pihak berkolaborasi mencegah dan mengatasi Karhutla di kawasan Danau Toba.

Namun peristiwa kebakaran pada Sabtu malam di Samosir itu, semakin menambah persoalan Karhutla di kawasan Danau Toba.

Zainuddin mengatakan tim gabungan langsung terjun ke lokasi kebakaran melakukan upaya pemadaman. “Tim karhutla meninjau TKP kebakaran, tentang updatenya akan segera disampaikan,” jelasnya.

Ia mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran. Namun dengan tingginya risiko Karhutla, Zainuddin mengimbau masyarakat agar sama-sama mecegah terjadinya kebakaran.

Secara khusus ia tekankan agar masyarakat tidak sembarangan membakar untuk membuka lahan atau yang lainnya, yang dapat memicu kebakaran. Termasuk kepada pengunjung wisata Samosir, agar sama-sama menjaga.

“Imbauan kepada masyarakat, upayakan menghindari cara membersihkan perladangan dan pertanian, dengan cara membakar mengingat suhu dan kondisi cuaca panas (kemarau). Hal ini, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ke depan,” imbau Zainuddin.

Sebelumnya kebakaran hutan serupa terjadi di Menara Pandang Tele, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Samosir pada Selasa (1/7/2025).

Imbas dari kebakaran hutan tersebut, area luas terbakar mencapai sekitar 100 hektar. Hal ini menyebabkan dampak buruk ke dunia pariwisata di kawasan Danau Toba, terkhusus menjelang revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark, 21-25 Juli 2025. (bps)

Pos terkait