Hidupkan Pramuka, Edy Rahmayadi Dianugerahi Gelar Bapak Pramuka Sumut

Gambar Gravatar

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri peringatan Hari Pramuka Ke-62 di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Sabtu (2/9/2023) sore. (istimewa)

InfraSumut.com – Deli Serdang. Gelar Bapak Pramuka Sumut dianugerahkan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Sumatera Utara kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Gelar tersebut diberikan karena peran Edy Rahmayadi yang sangat besar dalam menghidupkan kembali organisasi Pramuka di daerah ini.

Bacaan Lainnya

Ketua Kwarda Pramuka Sumut, Nurdin Lubis, mengatakan sebelum Edy Rahmayadi menjabat sebagai Gubernur, Kwarda Pramuka Sumut sempat mengalami kekosongan 3 tahun.

Kemudian saat Edy Rahmayadi menjabat, ia pun berperan mendorong terlaksananya musyawarah daerah Kwarda Sumut.

“Beliau (Gubernur) memfasilitasi Musyawarah Daerah Pramuka pada tahun 2019, setelah sebelumnya mengalami kekosongan selama tiga tahun,” ujar Nurdin Lubis.

“Kwartir Daerah juga dilantik oleh Gubernur, ini adalah kebangkitan kembali organisasi Pramuka di Sumut,” kata Nurdin Lubis pada Peringatan Hari Pramuka ke-62 di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deli Serdang, Sabtu (02/09/2023).

Kemudian Edy Rahmayadi juga memberikan bantuan dana hibah pada Kwarda Pramuka Sumut. Menurut Nurdin Lubis, hibah yang diberikan sangat membantu Pramuka.

Selama beberapa tahun belakangan, Kwarda Sumut mampu mengadakan jambore daerah, mengikuti jambore nasional hingga Internasional.

Bahkan untuk pertama kalinya, Kwarda Sumut mampu mengirimkan kontingennya pada Jambore Internasional di Korea Selatan pada tahun 2023.

“Selama tahun 2019 sampai 2023 Pramuka menerima bantuan hibah yang signifikan, atas bantuan tersebut kita mampu melaksanakan berbagai kegiatan tingkat nasional hingga Internasional,” kata Nurdin.

Tak hanya itu, Edy Rahmayadi juga memberikan Kwarda Sumut gedung kantor dengan status pinjam pakai di Jalan AH Nasution. Nurdin sangat berterima kasih lantaran telah diberikan sebuah kantor yang memiliki 8 bangunan.

Gubernur Edy Rahmayadi juga memutuskan membentuk tim terpadu untuk menertibkan dan memfungsikan kembali Bumi Perkemahan Sibolangit. “Proses ini juga diperkuat dengan ikut sertanya KPK dalam fungsi koordinasi dan supervisi,” kata Nurdin.

Sementara itu Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dalam amanahnya mengatakan, Pramuka merupakan kader bangsa yang kelak akan memimpin bangsa.

Mantan Pangkostrad itu meminta untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kader Pramuka.

“Saya minta kembalikan kemampuan Pramuka ini, sekalipun pintar dia sekolah, kalau tak punya mental omong kosong dia bisa menjawab tentang wawasan kebangsaan ini,” kata Edy Rahmayadi.

Pada tahun 2024, Edy Rahmayadi juga meminta pengurus kwartir cabang dan daerah untuk melaksanakan jambore yang dimulai dengan jambore tingkat kwartir cabang.

Bupati dan Walikota yang menyayangi anak-anak kadernya pastilah mampu melaksanakan hal tersebut.

Di tahun 2025, Edy Rahmayadi meminta Kwarda Sumut untuk melaksanakan jambore daerah. “Saya mimta dilaksanakan ini, saya berharap kita bisa menyiapkan kader bangsa ini,” ujar Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi juga mengharapkan kader Pramuka terus bisa mengisi kemerdekaan ini. Oleh sebab itu, mental dan fisik kader Pramuka mesti senantiasa dijaga dan disiapkan.

“Tahan mental dan fisik, pastikan itu pada anak-anak kita, kelak merekalah yang akan menggantikan kita, meneruskan perjuangan kita dalam mengisi kemerdekaan ini,” ujar Edy Rahmayadi.

Pada momen tersebut juga dilakukan penyerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka di antaranya Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Batubara Zahir dianugerahi lencana melati, Wakil Ketua Mabicap Pramuka Deli Serdang Yunita Siregar dianugerahi lencana melati.

Kemudian Anggota Majelis Pembimbing Daerah Faisal Arif Nasution dianugerahi lencana melati, dan Anggota Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumut Ilyas Sitorus dianugerahi Lencana Pancawarsa dan lainnya. (bps)

Pos terkait