Pembangunan SMAN Unggulan Sukma Dipastikan Sesuai Rencana, Tembok Roboh Terkena Alat Berat Dibangun Lagi

Gambar Gravatar

Tembok roboh SMAN Unggulan Sukma Nias dibangun lagi. (dok/istimewa)

InfraSumut.com – Nias. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan pembangunan SMAN Unggulan Sukma Nias, di Desa Faekhu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, berjalan sesuai rencana.

Perihal robohnya tembok pembangunan SMAN Unggulan Sukma Nias pada kawasan pembangunan sekolah tersebut akibat tersenggol alat berat (bucket excavator), tidak menimbulkan masalah fatal.

Bacaan Lainnya

Tembok roboh yang belum kering karena baru dibangun tersebut, dibangun kembali oleh pihak pelaksana proyek. Hal tersebut disampaikan Faisal dari Dinas Pendidikan Sumut kepada wartawan di Medan, Jumat (4/9/2026).

Faisal menjelaskan pada sekitar lokasi tersebut juga sedang dilakukan penimbunan tanah, sehingga alat berat sulit menjangkau pekerjaan.

“Bukan roboh tapi hanya retak bagian DPT nya karena kena bucket excavator, yang di mana di area Asrama Putra itu sedang dilakukan pekerjaan penimbunan setinggi 2 meter,” kata Faisal.

Masyarakat diharapkan tidak cemas dengan adanya kerobohan tembok ini. Sebab, pembangunan tetap dilanjutkan, dan tembok yang roboh akan dibangun ulang oleh pihak ketiga.

“Setelah kami koordinasi dengan pengawas, bahwa hal tersebut tidak menimbulkan masalah. Pihak ketiga akan membangun kembali tembok yang tidak sengaja roboh karena terkena alat berat saat melakukan penimbunan di sekitar lokasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, total panjang tembok yang roboh akibat terkena bucket excavator mencapai 32 meter. “Pagar yang tekena bucket itu tetap akan dirobohkan dan akan dibangun kembali dengan kualitas yang sama dengan kontrak pembangunan,” jelasnya.

Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias dari Dana Anggaran APBD Provinsi Sumut sebesar Rp87,34 miliar. Kejadian robohnya tembok pembangunan SMAN Unggulan Sukma Nias ambruk, Sabtu (25/8/2026).

Dinas Pendidikan Sumut akan melakukan pengawasan ketat terhadap pembangunan sekolah ini. Pihaknya tidak sungkan-sungkan memberikan sanksi tegas kepada pihak kontraktor, bilamana pembangunan dilakukan dengan asal-asalan.

Sebab, pembangunan sekolah ini merupakan bagian terpenting dari program Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Untuk itu, Dinas Pendidikan Sumut melalui Cabang Dinas akan melakukan pengawasan yang ketat.

Sehingga, pembangunan tidak dilakukan secara asal-asalan yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi lajunya perkembangan pendidikan di Kepulauan Nias, terkhusus Kota Gunungsitoli. (bps)

Pos terkait