InfraSumut – NTB. Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat (BPPW NTB) melalui PPK Air Minum, Faisal Temin Hamsyir, bersama Kepala BPPW NTB, Ika Sri Rejeki, telah melakukan Penandatanganan Kontrak Pembangunan SPAM ITDP Sembalun, Senin (14/11/2022).
Pembangunan SPAM ITPD tersebut untuk mendukung KSPN Geopark Rinjani Sembalun Kabupaten Lombok Timur dan Konsultan Manajemen Konstruksi Pekerjaan SPAM Lombok.
Kegiatan penandatanganan dihadiri oleh Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi NTB Munif beserta tim pengamanan pembangunan strategis, perwakilan dari Direktorat SSPIP, Kasatker Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah Andy Hakiim Arrasyid, tim Pokja BP2JK NTB.
Dihadiri juga oleh Penyedia Jasa Konstruksi PT Parama Adhi Pratama-PT Galatama (KSO), Konsultan Manajemen Konstruksi PT Inakko Internasional Konsulindo JV PT Geodinamik Konsultan, Ketua CPMU P3TB/ITDP, PMS P3TB/ITDP dan secara online oleh Direktorat Air Minum.
Dilansir dari laman Ditjen Cipta Karya, Sabtu (19/11/2022), adapun lingkup pekerjaan pembangunan SPAM ITDP Sembalun dengan jangka waktu pelaksanaan 12 bulan yaitu Pekerjaan Persiapan, Broncaptering, Bak Pengumpul, Bak Pelepas Tekan (BPT), Pipa Transmisi, Jembatan Seling, Reservoir Kapasitas 600 m3, Pagar BRC Reservoir.
Kemudian Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU), Jembatan Pipa Distribusi, Perlintasan Siphon Distribusi, Pipa Jaringan Distribusi Bagi (JDB), Sambungan Rumah (SR) dan Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Ika mengatakan bahwa dengan dimulainya pekerjaan ini dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat Sembalun dan sekitarnya, yang sebelumnya saat musim kemarau kesulitan mendapatkan air dengan cara membeli tangki air, akan segera terpenuhi kebutuhan airnya dengan adanya pembangunan SPAM ITDP Sembalun.
Diharapkan agar pekerjaan yang dilaksanakan selama 12 bulan ini dari penyedia jasa dapat menerjunkan tim terbaik untuk kegiatan di lapangan nantinya. Dibutuhkan teknis yang tinggi dalam hal pemasangan pipa dengan lokasi medan yang cukup terjal di daerah pegunungan sehingga diperlukan keamanan, keselamatan dan keberhasilan dari pemasangan pipa tersebut yang ditandai dengan mengalirnya air ke masyarakat.
Penyedia jasa untuk selalu berkoordinasi yang baik dengan Pemda, masyarakat dan BPPW NTB agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, tepat mutu, tepat biaya, tepat administrasi dan tepat sasaran.
Kasubdit Pengelolaan PHLN Direktorat SSPIP DJCK, Jonny Z Echsan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang dibiayai melalui Loan World Bank sehingga pekerjaannya merupakan amanat yang cukup besar dan kegiatan KSPN yang terus dipantau secara periodik.
Untuk kontraktor, agar pekerjaan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kinerja terbaik yang dimiliki. Tim konsultan MK diharapkan pendampingan, pengawasan dan masukan jika ada masalah yang ditemukan. (omo)





