Ketua Yayasan Haji Anif Musa Rajekshah menyerahkan hadiah bagi para pemenang Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ) Yayasan Haji Anif ke-7, di Masjid Al Musannif, Jalan Cemara, Deli Serdang, Selasa (25/8/2026). (dok/istimewa)
InfraSumut.com – Medan. Ribuan Umat Muslim ramaikan Haul ke-5 Almarhum Haji Anif, di Masjid Al Musannif, Jalan Cemara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (25/8/2026).
Pelaksanaan haul kelima ini sekaligus dilaksanakan untuk memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad. Kerinduan masyarakat terhadap almarhum, terlihat jelas dari ramainya pengunjung yang datang. Mulai dari dalam gedung masjid hingga pelataran parkir dipadati masyarakat yang datang dari berbagai daerah.
Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah, menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah hadir untuk memperingati Haul kelima orangtuanya.
“Haul ke 5 Alm Haji Anif orang tua kami, Alhamdulillah yang datang sangat ramai. Kami mengucapkan terima kasih kepada Allah. Semoga Allah membalaskan kebaikan bapak/ibu yang datang,” kata dia.
Pria yang akrab disapa Ijeck ini mengatakan, haul kelima tersebut dilaksanakan juga dalam suasana memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.
Selain itu, Yayasan Haji Anif pada pekan lalu juga telah melaksanakan perlombaan keagamaan Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ). Ratusan peserta mulai dari hafalan, tafsir, dan pemahaman Al-Qur’an hadir meramaikan MTQ di Masjid Al Musannif.
“Acaranya sekaligus memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad. Acara MTQ juga kami selenggarakan dalam memperingati haul kelima ini,” ungkapnya.
Saat menyampaikan pesan, Ijeck turut berbalut dalam kerinduan kepada Ayah tercinta Haji Anif. Dia menyebut, bahwa MTQ pertama dilaksanakan pada tahun 2019 lalu, sebelum kepergian Haji Anif.
“Biasanya MTQ ini kan laksanakan pada bulan Maret setiap tahunnya. MTQ pertama tahun 2019 dan almarhum masih ada,” ucapnya.
Suara yang memberat dan mata berkaca-kaca, Ijeck menirukan pesan almarhum, kegiatan keagamaan harus terus terlaksanakan di Masjid Al Musannif, jikalau Haji Anif nantinya berpulang.
“Pesan beliau MTQ ini harus terus dilaksanakan sampai dengan sekarang. Bahkan sampai beliau sudah tiada lagi,” ucapnya.
Lalu, Ijeck juga menyampaikan niat beliau sebelum berpulang, yakni membangun 99 masjid di seluruh pelosok negeri. “Niat beliau juga sebelum berpulang ingin membangun 99 masjid di seluruh daerah di Indonesia,” kata dia.
Yang membuat Ijeck semakin sedih, ketika ayahnya meminta pembangunan dilakukan cepat, dan tidak memakai dana hibah dari pemerintah. Mengingat, pada waktu itu Ijeck menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023.
Beliau juga minta jangan pakai uang “pemerintah, karena waktu itu saya menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara. Dia bilang untuk cepat, karena dia bilang untuk mempersiapkan kematiannya,” ungkapnya.
Sampai dengan saat ini, program pembangunan masjid terus berjalan di bawah pengawasan Yayasan Haji Anif. Masjid 69 telah berhasil berdiri dan menyusul yang ke 70 pada waktu dekat ini. “Sekarang sudah 69 Masjid dan masjid ke-70 akan segera diresmikan dalam waktu mendatang,” jelasnya.
Bahkan, Yayasan Haji Anif saat ini tengah menyusun rencana pembangunan masjid di Merauke, Papua. “Alhamdulillah, yayasan Haji Anif akan membangun masjid di Papua, daerah Merauke. Rencananya tahun depan akan terselesaikan,” ujarnya.
Disela-sela kerinduannya akan masa lalu, Ijeck juga menyampaikan sedikit candaan agar suasana tidak larut dalam kesedihan. Ijeck bingung menuju ke lokasi pembangunan di Merauke, mengingat jarak dan waktu yang jauh.
Tak tanggung-tanggung, dibutuhkan waktu tiga hari menunggangi kapal melintasi perairan agar bisa sampai ke lokasi pembangunan masjid.
“Sampai dengan sekarang ini saya berpikir bagaimana menuju lokasi ke Merauke. Naik pesawat turun di Papua, terus naik kapal 3 hari 3 malam untuk menuju ke lokasi,” ucapnya, yang kemudian disambut dengan tawaan.
Diakhir pidato, Ijeck menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selalu memeriahkan peringatan Haul Almarhum Haji Anif di Masjid Al Musannif. (bps)





