Update Bencana Sumut: Total Meninggal 330 Orang, Hilang 136

Gambar Gravatar

Longsor kembali terjadi di Humbang Hasundutan, Sumut, pada Jumat (5/12/2025), tepatnya di dekat PLTA Pakkat. Total korban meninggal dunia di Sumut akibat bencana banjir bandang dan longsor 330 orang hingga kondisi per Minggu (7/12/2025) pukul 17.00 WIB. (dok/istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Data terkini Pusdalops BPBD Sumut hingga kondisi per Minggu (7/12/2025) pukul 17.00 WIB, melaporkan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 330 orang.

Dari total 330 korban meninggal tersebut, di antaranya 102 orang dari Kabupaten Tapanuli Tengah, disusul Tapanuli Selatan 85 orang, Sibolga 53 orang dan Tapanuli Utara 36 orang.

Bacaan Lainnya

Dari data Pusdalops tersebut, juga dilaporkan sebanyak 136 korban banjir bandang dan tanah longsor yang masih hilang atau belum ditemukan sejauh ini.

Adapun korban hilang terbanyak di Tapteng sebanyak 91 orang dan di Tapsel 31 orang. Kemudian korban terluka mencapai 650 orang.

Sementara jumlah kepala keluarga (KK) yang mengungsi sebanyak 10.902 atau total 45.032 jiwa. Pengungsi terbanyak di Tapteng 18.331 jiwa, lalu Tapsel 7.248 jiwa dan Sibolga 4.350 jiwa.

Adapun total terdampak bencana di Sumut pada 18 kabupaten/kota, sebanyak 420.631 KK atau sebanyak 1.578.014 jiwa.

Sebelumnya Gubernur Sumut Bobby Nasution, mengatakan Pemprov Sumut berupaya dalam penanganan bencana di Sumut.

Dalam kunjungannya di Langkat, Jumat (5/12/2025), memastikan tanggul Sungai Sei Wampu yang jebol akan segera diperbaiki, sebagai langkah mengantisipasi agar banjir serupa tidak kembali terjadi.

Hal tersebut disampaikan Bobby saat meninjau sekaligus berdialog dengan warga korban banjir di Posko Bencana Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Jumat (5/12/2025) malam.

Kepada masyarakat Desa Air Hitam, Bobby menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk mempercepat perbaikan tanggul.​ “Saya pastikan Pemerintah Provinsi Sumut akan segera memperbaiki tanggul yang jebol di desa ini agar banjir tidak terulang kembali,” ujar Bobby.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyampaikan simpati mendalam kepada warga yang sudah lebih dari satu minggu mengungsi karena rumah mereka masih terendam dan air belum surut.

Ia memastikan bantuan logistik dari Pemprov Sumut terus disalurkan kepada seluruh masyarakat terdampak banjir di Langkat. (bps)

Pos terkait