Atas Usulan Ijeck, Menteri Perumahan Maruarar Sirait Siap Bangun Rumah Susun MBR di Medan

Gambar Gravatar
Oplus_131072

Musa Rajekshah mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian meninjau lokasi pembangunan Rusun MBR di Jalan Seruwai, Kelurahan Sei Mati, Medan Labuhan, Kamis (9/10/2025) malam. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, bersama Anggota DPR RI Musa Rajekshah serta Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, meninjau lokasi pembangunan Rumah Susun Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jalan Seruai, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Kamis (9/10/2025) malam.

Peninjauan ini merupakan usulan dari Musa Rajekshah, wakil rakyat dari Dapil Sumut I itu, untuk dibangunkan rumah yang lebih layak kepada masyarakat, terkhusus berdomisili di Kawasan Belawan.

Bacaan Lainnya

Dalam usulannya, pria yang akrab disapa Ijeck ini, melihat di Kawasan Belawan masih ditemukan rumah tak layak huni. Tidak hanya itu, permasalahan banjir juga menjadi kendala bagi warga yang tinggal di Kawasan tersebut.

“Jadi kedatangan kita kemari sebagaimana merupakan aspirasi serta usulan dari sahabat saya Pak Ijeck untuk membangun rumah susun MBR,” kata Menteri PKP Maruarar Sirait.

Maruarar mengatakan, tidak hanya mengecek lahan, dirinya juga terlihat berdiskusi dengan warga yang tinggal di Rumah Susun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Seruai.

Terdapat 5 tower yang sudah terbangun di Rusunawa Seruai untuk menjadi tempat tinggal layak bagi masyarakat. “Saya sudah berbincang dengan warga yang tinggal pada rusunawa di sini. Mereka nyaman dan merasakan aman. Untuk listrik dan air tidak ada masalah,” ucapnya.

Usai berbincang dengan warga, pria yang akrab dipanggil Ara ini juga meninjau lokasi lahan untuk pembangunan gedung baru. Ara juga meminta kepada jajarannya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Medan menyiapkan pemberkasan untuk pembangunan.

“Saya melihat lahan kosong ini layak untuk dibangun bangunan baru. Nanti pekan depan saya akan meminta seluruh jajaran untuk mempersiapkan administrasinya, agar usulan pak Ijeck dapat tersalurkan,” ujarnya.

Selain rumah susun MBR, Kementerian PKP juga akan membangun 350.000 unit rumah subsidi sebagaimana perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden Prabowo mengharapkan umah subsidi ini menjadi tempat tinggal yang layak dihuni bagi masyarakat.

“Selain ini saya juga mempersiapkan rumah subsidi sebagaimana arahan dari presiden Prabowo Subianto. Ada 350 ribu rumah subsidi yang akan dipersiapkan,” ungkapnya.

Untuk pembangunan rumah susun MBR di Seruai, Ara mengatakan, anggaran akan dikucurkan pada tahun depan. “Anggaran tidak mungkin tahun ini semua akan dilakukan pada tahun berikutnya. Karena tahun ini tidak ada lagi berbicara anggaran. Mudah-mudahan tahun depan dapat terlaksana,” jelasnya.

Ijeck, politisi Partai Golkar itu berharap pembangunan rumah susun MBR ini menjadi solusi untuk masyarakat agar mendapat tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

“Kita ingin mendorong masyarakat kita ini memiliki rumah layak huni. Terkhusus kepada masyarakat yang bertempat tinggal di Kawasan Belawan. Saya juga sudah meninjau lokasi tersebut beberapa kali dalam reses,” kata dia.

Secara pribadi Ijeck juga menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Ara dan Mendagri Tito Karnavian yang sudah hadir meninjau lokasi pembangunan.

Tidak hanya di lokasi ini, rencana ke depan juga dipersiapkan Ijeck untuk masyarakat. Ijeck mengatakan, ke depannya juga ada rumah subsidi yang akan dibangun pemerintah bekerjasama dengan pihak-pihak luar.

“Harapannya ini bisa tersosialisasi sampai ke lapisan masyarakat. Ini akan menjadi semangat baru tidak hanya kepada masyarakat, tetapi berbagai pihak yang terlibat, seperti UMKM, kontraktor, developer hingga pengusaha bahan material bangunan,” jelas Ijeck.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengapresiasi kedatangan dua Menteri untuk meninjau pembangunan rumah susun MBR.

Menurut Zakiyuddin, ini adalah momen bersejarah yang terjadi pada masa pemerintahannya, di mana dua Menteri dating untuk melihat rencana pembangunan di Kota Medan. “Ini adalah sejarah dua Menteri turun langsung untuk meninjau lokasi rumah susun ini,” kata pria yang karib disapa Zaki.

Secara pribadi, Zaki mengapresiasi kinerja dari Ijeck yang sudah membawa program pemerintah pusat ke Sumatera Utara, terkhusus di Kota Medan. “Saya berterimakasih kepada Bang Ijeck yang telah membawa program pemerintah pusat untuk membangun rumah susun di sini,” ungkapnya.

Untuk lokasi pembangunan, Zaki mengatakan, Pemko Medan telah menyiapkan lahan yang berada di kompleks Rusunawa Seruai. “Untuk tanahnya telah kita siapkan untuk pembangunan rumah susun,” ucap Zaki, sembari berharap pembangunan ini agar membawa keberkahan bagi masyarakat di Kota Medan, terkhususnya pada Kawasan Belawan. (bps)

Pos terkait