Masih Ingat Samuel Nababan yang Pernah Mangkir dari Panggilan KPK? Terpantau Makan Siang Bareng Gubernur Bobby Nasution

Gambar Gravatar

Samuel Nababan (kaos hijau) erpantau makan siang bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution belum lama ini. (dok/screenshootvideo)

InfraSumut.com – Medan. Sosok Samuel Nababan masih menjadi perbincangan hangat di publik Sumatera Utara. Kini ia menjadi Presiden Klub sepakbola PSMS Medan.

Namun masih ingatkah bahwa Samuel Nababan pernah mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)?. Iya, Samuel Nababan dalam kapasitasnya sebagai saksi, pernah mangkir dari panggilan KPK.

Bacaan Lainnya

Samuel pun terpantau makan bareng dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution di salah satu restoran di Kota Medan belum lama ini.

Bersama mereka, juga ada Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin, yang juga tercatat mangkir dalam panggilan KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumut.

Ketiganya terlihat sedang menikmati makan siang bersama. Pada kasus Samuel Nababan, KPK menjadwalkan ulang pemanggilan Samuel Nababan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.

Pemanggilan ulang ini dilakukan usai Samuel dua kali mangkir. “Informasi yang kami dapatkan dari penyidik, kalau tidak salah, nama yang tadi disebut (Samuel Nababan) sudah terjadwal,” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 29 Oktober 2024.

Dia menyebut Samuel sudah bersedia untuk hadir. “Tapi kapannya saya masih belum tahu.”. Samuel Nababan diduga mengetahui keterlibatan Bobby Nasution, Wali Kota Medan sekaligus menantu mantan Presiden Joko Widodo dalam bisnis tambang Blok Medan.

Kode Blok Medan muncul saat Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara, Suryanto Andili, menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap Abdul Gani Kasuba di PN Ternate, Rabu, 31 Juli 2024.

Rektor USU Muryanto Amin telah dua kali mangkir dari panggilan penyidik KPK. Bagian dari sirkel Bobby Nasution. KPK belum dapat memastikan kapan menjadwalkan pemanggilan terhadap Rektor USU Muryanto Amin. Pemanggilan itu berkaitan dengan kasus L dugaan terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumut.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan Muryanto Amin sudah dipanggil penyidik sebanyak dua kali. Namun, dari panggilan itu tidak ada satupun yang dipenuhi oleh Muryanto.

“Ini sudah dipanggil waktu itu dua kali ya kalau tidak salah. Ya tentu nanti ditunggu saja,” kata Asep di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Oktober 2025. (bps)

Pos terkait