Gubernur Sumut Bobby Nasution turut hadir pada temu pers Bank Sumut di Kantor Gubernur, Kamis (30/10/2025). (dok/infrasumut)
InfraSumut.com – Medan. Direksi PT Bank Sumut mengungkapkan sejumlah kinerja positif hingga September 2025 di hadapan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Beberapa capaian dibeberkan, di antaranya menyangkut penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), penyaluran kredit, rasio Non Performing Loan (NPL), hingga pencapaian laba.
Gubernur Sumut Bobby Nasution menanggapi capaian-capaian tersebut. Orang nomor satu di Sumut itu mengatakan agar jangan hanya angka-angka dari kinerja yang positif saja yang disampaikan.
“Jangan hanya yang angka yang aik-baik saja disampaikan,” ujar Gubernur Bobby Nasution dalam temu pers Bank Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (30/10/2025).
Bobby yang hadir di sela temu pers tersebut, menginginkan gambaran kinerja yang utuh dari Bank Sumut. Sehingga dari sana, didapatkan evaluasi dan masukan untuk perbaikan kinerja.
Sejumlah kinerja positif yang dipaparkan, di antaranya Bank Sumut mencatatkan laba sebesar Rp539 miliar atau tumbuh 3,63% (yoy). Kinerja laba itu didorong dari meningkatnya efisiensi, pengelolaan risiko yang baik, serta pertumbuhan penyaluran kredit produktif.
Arieta mengungkapkan DPK)l terhimpun sebesar Rp38,78 triliun atau bertumbuh 9,84% (yoy). Sementara total kredit yang disalurkan mencapai Rp32,356 triliun atau tumbuh 7,05% (yoy). “Kinerja ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap Bank Sumut yang terus meningkat,” ujar Arieta.
Ia menyampaikan di tengah dinamika ekonomi nasional, Bank Sumut tetap menjaga kualitas aset dan kesehatan perbankan dengan rasio NPL yang terjaga di angka 2,6% atau masih di bawah ambang batas 3%.
“Kami disiplin dalam manajemen risiko agar pertumbuhan tetap berkualitas,” tambah Arieta.
Kemudian pada tahun 2025 ini, Bank Sumut akan menyetorkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp289 miliar ke APBD Sumut.
Sementara itu Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, Syafrizalsyah, menyampaikan bahwa kontribusi Bank Sumut terhadap PAD tahun buku 2024 mencapai Rp275 miliar, dan meningkat menjadi Rp289 miliar pada tahun 2025.
“Untuk tahun berjalan, kami menargetkan kontribusi sekitar Rp292 miliar, dan insya Allah dapat kami realisasikan pada tahun 2026,” ujarnya Syafrizalsyah.
Ia menegaskan capaian tersebut menunjukkan peran strategis Bank Sumut sebagai tulang punggung keuangan daerah. “Alhamdulillah, Bank Sumut merupakan BUMD terbesar di Sumatera Utara, baik dari sisi aset, laba, maupun kontribusi terhadap PAD. Kami akan terus memperkuat kinerja agar manfaatnya semakin luas bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Dengan pertumbuhan aset yang konsisten, kontribusi PAD yang meningkat, dan laba yang terus naik, Bank Sumut diyakini mampu menjaga posisinya sebagai lembaga keuangan daerah paling berpengaruh di Sumut.
“Kami ingin Bank Sumut tidak hanya menjadi bank daerah, tapi juga berdaya saing nasional,” ungkapnya. (bps)





