Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, bersama Komisi D kunjungan kerja ke PT Tirta Sibayakindo atau Aqua Berastagi, Kamis (30/03/2023). (istimewa)
InfraSumut.com – Berastagi. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Baskami Ginting, melakukan kunjungan kerja bersama Komisi D DPRD Sumut, ke PT Tirta Sibayakindo atau Aqua Berastagi, Kamis (30/03/2023).
Pada lawatan tersebut Baskami beserta Anggota Komisi D DPRD Sumut diterima langsung Stakeholder Relation PT Tirta Sibayakindo, Esron Siringoringo, PIC Safety Health and Environtment, Leo Sitanggang.
Ketua DPRD Baskami Ginting dalam pemaparannya, meminta kepada Pihak Aqua Berastagi untuk memperhatikan keberlangsungan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kami melihat PT Tirta Sibayakindo ini sudah puluhan tahun. Tapi saya harap, ada efek langsung (direct effects) kepada masyarakat sekitar,” kata Ketua DPRD Baskami Ginting.
Ketua DPRD Baskami Ginting mendorong agar PT Tirta Sibayakindo menjadi satu motor penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Pemerintah telah memberikan akses dan ruang yang luas kepada Aqua berastagi ini, saya harap PT Tirta Sibayakindo bisa memberikan manfaat yang lebih besar lagi, kepada masyarakat Karo khususnya,” jelas Ketua DPRD Baskami
Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, lokasi Aqua Berastagi yang berdampingan dengan Tahura Bukit Barisan, harus memperhatikan ekosistem dan lingkungan sekitar.
“Hitungan kita bukan hanya semata-mata ekonomi saja, akan tetapi lingkungan dan sosial masyarakat sekitar, perlu kita perhatikan,” jelas Ketua DPRD Baskami.
Menanggapi hal tersebut, Stakeholder Relation PT Tirta Sibayakindo, Esron Siringoringo, menyampaikan sampai saat ini pihaknya telah melakukan banyak kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
“Kami membuka akses air bersih selama 24 jam kepada para masyarakat di Desa Doulu,” imbuh Eselon Siringoringo.
Esron mengatakan, pihaknya juga menggandeng Balai Pengelola Tahura Bukit Barisan dalam melakukan upaya konservasi dan penanaman pohon.
“Juga kami melakukan pendampingan masyarakat, untuk budidaya madu di sekitar sini,” jelasnya.
Tak hanya itu, lanjut Esron, pihaknya juga telah mendirikan beberapa bank sampah yang tersebar di Kabupaten Karo.
“Bank sampah ini agar masyarakat mendapatkan manfaat ekonomis dari limbah botol plastik yang bisa didaur ulang kembali,” pungkas Esron. (rvs)





