Bersama Gapensi dan Semen Merah Putih, Ditjen Bina Konstruksi, Gelar Pelatihan dan Sertifikasi 150 Tenaga Kerja

Gambar Gravatar

Para tenaga kerja dilatih untuk kompeten dan bersertifikat, Kamis (21/09/2023). (istimewa)

InfraSumut.com – Jakarta. Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, bersama Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dan Semen Merah Putih, menggelar pelatihan dan sertifikasi Kompetensi kepada 150 tenaga kerja konstruksi, di Kantor BJKW III Jakarta, Kamis, (21/09/2023).

Pelantikan dan sertifikasi itu digelar untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman para tenaga kerja konstruksi dengan pelatihan yang komprehensif.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pelatihan dan sertifikasi itu, juga untuk memenuhi kebutuhan jumlah tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat kompeten di Indonesia.

Sebab dalam rencana strategis yang disampaikan saat rapat koordinasi Ditjen Bina Konstruksi, Selasa (19/09/2023) lalu, diperkirakan kebutuhan tenaga kerja konstruksi pada proyek Kementerian PUPR sebanyak 615.046 orang/tahun.

Sementara ketersediaan tenaga kerja konstruksi sebanyak 335.547. Sehingga Ditjen Bina Konstruksi menargetkan dapat melakukan sertifikasi pada 125.000 tenaga kerja konstruksi/tahun.

Dirjen Bina Konstruksi diwakili Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Samuel EDP Tampubolon, menyampaikan bahwa sebanyak 50 peserta yang terdiri dari perwakilan Semen Merah Putih dan GAPENSI mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan itu dibagi menjadi tiga batch, dengan total 150 peserta. Hal itu menjadi salah satu upaya Kementerian PUPR melalui BJKW III Jakarta untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

“Melalui kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat dan berkompeten sehingga memberikan peluang kerja yang lebih baik, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi tenaga kerja konstruksi di Indonesia. Peran aktif stakeholder bidang konstruksi seperti GAPENSI dan Semen Merah Putih memberikan dampak positif bagi kemajuan industri konstruksi,” ujar Samuel Tampubolon

Sekretaris Umum Badan Pengurus Daerah Gapensi DKI Jakarta, Lambok Rumapea, menjelaskan sebagai wadah asosiasi jasa konstruksi atau kontraktor, Gapensi memiliki fungsi melakukan pembinaan terhadap badan usaha anggotanya.

Hal itu dilakukan di antaranya dengan mendorong para pekerja di badan usaha anggota Gapensi tersebut untuk melakukan pelatihan-pelatihan, sehingga mendapatkan sertifikasi kompetensi.

Sebab semua badan usaha jasa konstruksi dituntut untuk semakin profesional, kompeten dan berdaya saing. Salah satu legitimasinya adalah berbentuk sertifikasi pada tenaga kerjanya.

Sementara itu GM Sales dan Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk, Oza Guswara, menyampaikan Semen Merah Putih dapat berperan serta dalam memberikan tenaga kerja konstruksi Indonesia keterampilan aplikasi yang tepat, kompetensi, keunggulan mutu kerja dan daya saing.

Salah satunya adalah secara reguler melakukan program pelatihan dan sertifikasi tukang dan mandor, yang berada dalam program Mandor Lintar Institute, sebagai komunitas tukang dan mandor binaan Semen Merah Putih untuk selalu dapat meningkatkan kompetensinya. (bps)

Pos terkait