Gubernur Sumut Bobby Nasution melantik Sulaiman Harahap sebagai Pj Sekdaprov Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Senin (3/11/2025). (dok/infrasumut)
InfraSumut.com – Medan. Inspektur Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap SH MSP CGCAE, kini mengemban tugas baru sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut).
Ia dilantik Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menjadi Pj Sekdaprov Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (3/11/2025).
Sulaiman Harahap, mantan Inspektur Kota Medan itu, menggantikan Sekdaprov Sumut sebelumnya, Ir Togap Simatupang MApp Sc , yang telah memasuki purnabakti.
“Sebelum saya melantik saudara, apakah saudara bersedia diambil sumpah,” tanya Gubernur Bobby. “Bersedia,” jawab Sulaiman, yang kemudian dilanjutkan dengan pelantikan.
Pelantikan disaksikan Wakil Gubernur Sumut, Surya, para Asisten, Staf Ahli, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut, hingga para pimpinan BUMD.
Adapun Gubernur Bobby Nasution berpesan agar Sulaiman Harahap melanjutkan tugas-tugas substansial yang ditinggalkan Sekdaprov Sumut sebelumnya.
“Diminta agar Pj Sekda segera mengadaptasikan diri, bekerja sesuai tugas dan kewenangan dengan penuh tanggung jawab dan dengan loyalitas,” ujar Bobby dalam arahannya.
Gubernur Bobby menegaskan pelantikan ini merupakan langkah untuk menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di lingkungan Pemprov Sumut.
“Pelantikan ini untuk melanjutkan estafet birokrasi agar roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan dengan baik. Atas nama Pemprov Sumut, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Sulaiman Harahap,” ujar dia.
Bobby juga menekankan pentingnya kolaborasi antarseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan menghapus ego sektoral yang selama ini menjadi hambatan koordinasi di lingkungan Pemprovsu.
“Tidak ada gubernur yang kuat, tidak ada wakil gubernur yang kuat, atau sekda dan kepala dinas yang hebat kalau kita masih bekerja sendiri-sendiri. Pemprov Sumut harus menjadi satu kesatuan, bukan terpecah-pecah,” tegasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi internal yang solid akan memudahkan kerjasama dengan Forkopimda, pihak eksternal, dan elemen masyarakat. Gubernur juga meminta Sulaiman Harahap untuk fokus mengawal implementasi visi-misi dan RPJMD Sumut, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
“Kerja-kerja ke depan harus lebih masif. Tahun 2026 akan menjadi titik penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Pemprov Sumut tetap mampu menjalankan tugas-tugas pemerintahan di tengah berbagai tantangan,” ucap dia.
Bobby juga menegaskan komitmen terhadap pemerintahan yang bersih dan transparan, dengan peringatan tegas kepada seluruh jajaran agar menjauhi praktik pungutan liar dan korupsi.
“Pastikan tidak ada ego sektoral, tidak ada titip sana-titip sini. Tidak ada pungli, tidak ada korupsi. Semua kegiatan harus dipastikan berjalan dengan baik,” pungkasnya. Turut hadir dalam acara pelantikan, unsur Forkopimda Sumut dan para pimpinan OPD di lingkungan Pemprovsu.
Untuk diketahui, Sulaiman Harahap tergolong baru menjabat di lingkungan Pemprov Sumut. Sebelumnya Pejabat kelahiran 1969 itu, dilantik Wakil Gubernur Sumut Surya sebagai Inspektur Provinsi Sumut pada 24 Februari 2025.
Sulaiman sebelumnya berasal dari lingkungan Pemko Medan, persisnya menjabat sebagai Inspektur. Sulaiman juga dikenal publik salah satu orang dekat Bobby Nasution.
Selain Sulaiman, ada nama seperti Topan Obaja Putra Ginting dan Sutan Tolang Lubis yang dilantik pada 24 Februari lalu. Tak hanya tiga pejabat tersebut, antara lain yang ikut diboyong ke lingkungan Pemprovsu dari Pemko Medan yakni: Alexander Sinulingga, Yuda Pratiwi Setiawan, Chusnul Fanany Sitorus, dan Chandra Dalimunthe.
Mereka yang diangkut dari Pemko Medan ini, lebih dikenal publik sebagai ‘Pejabat Geng Medan’ sebutan karena banyaknya eselon II yang dibawa oleh Bobby Nasution dari Pemko Medan. (bps)





