BRI Dukung Program 3 Juta Rumah, Salurkan FLPP ke 25.000 Rumah

Gambar Gravatar

Menteri PKP pada Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Program Rumah Subsidi yang digelar BRI di Medan, Kamis (9/10/2025). (dok/kemenpkp)

InfraSumut.com – Medan. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan.sebagai bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar dan penyalur utama FLPP, BRI berkomitmen mendukung Program 3 Juta Rumah.

Hery Gunardi menyebutkan BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp1.387 triliun kepada 45 juta debitur, dan penyaluran FLPP meningkat dari 17 ribu unit pada 2024 menjadi 25 ribu unit di 2025.

Bacaan Lainnya

Bahkan penyaluran FLPP oleh BRI, telah melampaui target. Saat ini telah tersalurkan untuk 25.080 unit.

Hal tersebut disampaikan Hery Gunardi pada acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Program Rumah Subsidi yang diselenggarakan BRI di Medan, Kamis (9/10/2025).

Sosialisasi itu dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negri Tito Karnavian, didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah, serta Wakil Wali Kota Medan Zakiyudin Harahap.

Sosialisasi itu diikuti sekitar 3.000 peserta, terdiri dari 600 pengembang rekanan BRI, 300 kontraktor, 100 toko bahan bangunan, serta 2.000 pelaku UMKM, baik secara luring maupun daring.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah memperluas akses perumahan rakyat melalui Program KUR Perumahan dan juga program rumah subsidi.

“Program ini adalah dedikasi Presiden Prabowo untuk UMKM dan rakyat kecil di sektor perumahan. Satu rumah dikerjakan oleh lima orang, jadi kalau 350 ribu rumah, berarti 1,75 juta tenaga kerja tercipta,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Ara mengumumkan penambahan kuota rumah subsidi di Sumut dari semula 15 ribu menjadi 20 ribu unit di tahun 2025 dan 25 ribu unit untuk tahun depan.

Ara juga meminta dukungan pemerintah daerah dalam mempercepat perizinan pengembang. “Tolong BRI terus dukung pembiayaan, dan Pak Gubernur bantu urusan perizinan di daerah. Kita tidak bisa bekerja sendiri, seluruh ekosistem harus komit untuk menurunkan backlog perumahan,” tegasnya. (bps)

Pos terkait