Ijeck Ramaikan Sprint Rally 2026, Jajal Trek Beraspal di Pelataran Stadion Utama Sumut

Gambar Gravatar

Pereli senior Sumut Musa Rajekshah ikut ambil bagian pada Kejurnas Sprint Rally 2026 di pelataran Stadion Utama Sumut, Sabtu (11/4/2026). (dok/istimewa)

InfraSumut.com – Deli Serdang. Pereli senior Sumut, Musa Rajekshah, ikut ambil bagian sekaligus merasakan trek aspal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 yang digelar di pelataran Stadion Utama Sumatera Utara, Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (11/4/2026).

Bersama dengan navigator Hervian Soejono dari tim BlaBlaBla, ia menurunkan kuda besi Skoda Fabia RS Rally 2. Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, usai menyelesaikan balapan putaran I mengatakan kendaraan yang ditungganginya mengalami sedikit kendala pada Sprint Rally ini, karena tidak diciptakan untuk trak aspal.

Bacaan Lainnya

“Mobil kami tidak untuk jalan aspal untuk berlumpur dan berbeda suspensinya,” kata dia. Meski demikian, trak tersebut tidak menyulitkannya untuk melibas seluruh Special Stage (SS) pada balapan ini,” ujar Ijeck.

Baginya, balapan ini juga sekaligus untuk persiapan dan pemanasannya jelang Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan. “Kita akan tetap coba trak ini, sekaligus ini juga pemanasan untuk Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan,” katanya.

Ijeck ini mengakui, bahwa lintasan gravel (tanah berbatu) lebih menantang, ketimbang aspal. Sebab, trak pada lintasan perkebunan tidak dapat ditebak dan membuat adrenalin semakin meningkat.

Hanya saja, kata Ijeck lintasan aspal lebih fokus pada mempertahankan kecepatan dan titik penginjakan rem saat melaju kencang kendaraan.

“Kalau aspal ini lebih menantang yang Gravel . Aspal ini track tidak akan berubah. Tinggal kita racing line dan titik remnya. Tidak seperti jalan tanah, tapi memang punya kesulitannya masing-masing,” jelasnya.

Dua SS telah diselesaikan Ijeck bersama dengan navigator. Sisa dua SS akan dilanjutkan pada Minggu (12/4/2026). Ijeck berharap dapat lebih menguasai lintasan untuk menempatkan namanya di podium sebagai yang tercepat.

Ijeck berharap, kegiatan seperti terus terlaksanakan di Provinsi Sumut. Sebab balapan ini banyak gemari oleh para pereli dari luar Provinsi Sumut. Sehingga, hal tersebut dapat menggeliatkan perekonomian Sumut.

“Saya berharap kegiatan ini semakin banyak di Sumut. Karena dapat mengundang semakin banyak orang untuk menonton. Apalagi kalau kejuaraan nasional atau pun internasional, penonton juga datang dari luar negeri,” ungkapnya.

Apalagi, jika balapan dilaksanakan bertaraf internasional, maka pembalap dan penonton juga akan datang dari luar negeri. Hal ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat, serta mengenalkan pariwisata di Sumatera Utara.

“Tujuan kita hobi tersalurkan, perekonomian berjalan dan pendapatan daerah juga mengalami peningkatan. Promosi pariwisata dan ekonomi kita akan meningkat,” ungkapnya.

Kemudian, Ijeck juga menyampaikan terima kasihnya kepada pereli dari pulau Jawa yang hadir untuk meramaikan Sprint Rally 2026.

Ke depannya, Ijeck juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan di Sumut, demi kemajuan dunia otomotif serta pariwisata yang ada.

“Terimakasih kepada seluruh peserta yang datang dari luar Sumut. Karena memang berharap event ini banyak datang dari Sumut. Untuk ke depan semakin banyak lagi yang datang. Para pembalap menikmati pariwisata dan kuliner di Sumatera Utara,” jelasnya. (bps)

Pos terkait