Ini Cara Bobby Nasution Tangani Kemiskinan Ekstrem dan Penurunan Pengangguran di Medan

Gambar Gravatar

Wali Kota Medan Bobby Nasution. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang menahkodai Pemko Medan, berupaya menangani permasalahan kemiskinan ekstrem dan penurunan tingkat pengangguran terbuka.

Beberapa strategi yang dilakukan mengatasinya di antaranya peningkatan pendapatan masyarakat melalui peningkatan keterampilan calon tenaga kerja.

Bacaan Lainnya

Kemudian pengurangan beban pengeluaran masyarakat melalui penyediaan makanan tambahan kepada anak penderita stunting, sekaligus sosialisasi pencegahan stunting.

Selain itu, juga penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan melalui pengentasan wilayah kumuh, pembangunan infrastruktur yang mempermudah aktivitas perekonomian dan lain sebagainya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bobby Nasution menjawab Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan dalam Tanggapan Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Medan terhadap Ranperda Kota Medan Tentang Perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (28/08/2023).

“Untuk penurunan tingkat pengangguran terbuka, Pemko Medan melakukan intervensi melalui upaya-upaya peningkatan keterampilan dan kesempatan dan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui program-program pengembangan kapasitas daya saing, program-program pelatihan, peningkatan produktivitas dan penempatan tenaga kerja, serta melalui program pemberdayaan masyarakat di masing-masing kecamatan dan kelurahan,” kata Bobby Nasution.

Selanjutnya menanggapi pertanyaan terhadap capaian kinerja yang sudah berjalan selama 2 tahun (2021-2022) yang disampaikan Fraksi PKS melalui Rudiawan Sitorus.

WaAi Kota Bobby Nasution mengungkapkan, sesuai dengan hasil evaluasi paruh waktu RPJMD Kota Medan Tahun 2021-2026, capaian indikator kinerja RPJMD Tahun 2021-2026 sesuai misi hingga tahun 2022, menunjukkan bahwa secara umum dapat dinyatakan belum terealisasi sesuai target, walaupun secara capaian telah mencapai kategori sedang, tinggi dan sangat tinggi.

Adapun capaian kinerja tersebut yaitu, Misi Medan Berkah capaian kinerja rata-rata adalah 90,83 % dengan kategori capaian tinggi.

Lalu misi Medan Maju capaian kinerja rata-rata adalah 100 %, dengan kategori capaian sangat tinggi dimana realisasinya telah mencapai target.

Sedangkan Misi Medan Bersih, ungkapnya, capaian kinerja rata-rata adalah 95,31 % dengan kategori capaian sangat tinggi.

Selanjutnya pada misi Medan Membangun, jelas Bobby Nasution, capaian kinerja rata-rata adalah 90,57% dengan kategori capaian tinggi. Kemudian, Misi Medan Kondusif capaian kinerja rata-rata adalah 73,47% dengan kategori capaian sedang.

“Untuk Misi Medan Inovatif, capaian kinerja rata-rata adalah 87,09 persen dengan kategori capaian tinggi. Terakhir, Misi Medan Beridentitas capaian kinerja rata-rata adalah 79,37 persen dengan kategori capaian sedang,” paparnya.

Setelah Bobby Nasution, selanjutnya secara bergantian, Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, juga menjawab pertanyaan maupun masukan yang disampaikanĀ fraksi lainnya sepertiĀ  Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi Partai Golkar, Fraksi NasDem, Fraksi Demokrat serta Fraksi Gabungan (PSI, PPP dan Hanura). (wst)

Pos terkait