Ketua NasDem Sumut Iskandar Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Sempat Diturunkan dari Pesawat

Gambar Gravatar
Oplus_131072

Ketua NasDem Sumut Iskandar ST. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Ketua DPD Partai NasDem Provinsi Sumatera Utara, Iskandar ST, mengaku jadi korban salah tangkap petugas kepolisian saat berada di dalam pesawat Garuda Indonesia, dengan nomor penerbangan GA 193 rute Bandara Kualanamu-Soekarno Hatta, Rabu petang, 15 Oktober 2025.

“Benar (sempat diamankan sementara di dalam pesawat Garuda Indonesia),” ungkap Iskandar ST saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/10/2025) siang.

Bacaan Lainnya

Iskandar menjelaskan dengan jam penerbangan pukul 19.25 WIB. Seluruh penumpang sudah berada di dalam pesawat dan persiapan untuk lepas landas. Lalu, datang sejumlah polisi berpakaian preman, bersama Avsec Bandara Kualanamu dan kru pesawat.

Iskandar mengungkapkan bahwa petugas kepolisian itu, akan melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku Judi Online yang kebetulan namanya sama, yakni Iskandar. Jadi, diduga oknum polisi melakukan salah tangkap.

“Di dalam pesawat avsec dan kru Garuda. Polisi beberapa orang di garbarata setelah tau salah, langsung pergi bahkan yang pakaian preman tak ada yang ngaku sebagai polisi. Anehnya, ada surat penangkapannya,” sebut Iskandar ST.

Iskandar mengungkapkan bahwa polisi diduga salah tangkap itu, berasal dari Polrestabes Medan. Tapi, harus dilakukan kroscek kembali.”Benar, informasi dari Polrestabes Medan coba dicrosscheck,” katanya.

Selain dilakukan pemeriksaan sementara, Iskandar mengaku dirinya sempat diturunkan dari pesawat. Sehingga penerbangan juga sempat delay. “Hanya karena sama nama Iskandar (jadi target penangkapan) dan sempat diturunkan (dari pesawat),” kata Iskandar. (bps)

Pos terkait