Oleh: Evi Adelima Br Pasaribu, AMd*
HARI Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2024 tiba sepekan setelah kepergianmu Martha Br Pasaribu SPd, Kamis 25 April 2024.
Hardiknas kembali membawa kami mengenangmu sejenak. Tak lain adalah karena dirimu bagian dari dunia pendidikan, khususnya di Kec. Garoga, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Selama 16 tahun mendedikasikan diri sebagai Guru TK Pembina Garoga, kau menekuninya tanpa lelah dan keluh kesah meski jauh di bawah upah layak.
Sebaliknya kau terus berbangga hati, karena bagimu cinta tulus mengajari peserta didik TK, adalah pengabdian dan ibadah, sekaligus karena kecintaanmu ke Garoga.
Sembari mengabdi, kau berharap kelak dipakai Negara menjadi Abdi Negara yang sesungguhnya, layaknya mereka ASN ataupun P3K.
Karena harapan itu juga, kau terus berbenah meskipun di tengah keterbatasan. Bahkan kau bersusah payah menggenggam gelar Sarjana Pendidikan (SPd), melengkapi gelar akademis Ahli Madya (AMd) yang telah kau raih sebelumnya.
Itu pun tak cukup untuk mengantarmu ke P3K. Itu belum linier. Satu-satunya cara adalah harus berpindah tugas mengajar ke SDN Garoga Julu dan akhirnya bisa, kepala sekolah, jajaran guru dan para siswa di sana menerimamu dengan baik. Sekitar 7 bulan kau jadi bagian mereka.
Akhirnya syarat untuk bisa mengikuti tes Calon P3K terpenuhi. Hingga akhirnya pada November 2023, kau ikut ujian di Medan, dan di Desember diumumkan lulus, Puji Tuhan.
Kami khususnya keluargamu merasa senang, amat bahagia karena sekaligus meneguhkan keberadaanmu sebagai penerus Bapak St Gr Dumas Pasaribu (+) dan Ibu Gr Timawan Br Ritonga sebagai Guru/Tenaga Pendidik.
Petaka mulai datang. Maret 2024 kau menderita pendarahan besar-besaran. Beruntung, kau dilawat Tuhan dengan kesembuhan setelah mendapatkan rawatan medis.
Dan pada 16 April 2024, kembali meneruskan rawatan medis di Medan. Lalu dua hari berikutnya, diijinkan dokter pulang dari RS.
Konsentrasimu sepertinya berubah, tidak lagi ke sakitmu, tapi ke SK P3K mu, yang diserahkan ke seluruh penerima di Tarutung, Jumat 19 April 2024.
Kepikiran karena tidak bisa menerima SK, menjadi pemicu menurunya daya tahan tubuhmu, semangatmu terlihat menurun drastis. Bukankah itu (tak bisa ikut menerima SK) kau keluhkan sebelumnya?. Kami maklum, betapa kau menginginkan SK mu, sebagai puncak dari segala perjuanganmu selama ini.
Dan pada Kamis 25 April 2024, pertandinganmu di dunia sebagaimana dalam Nats Alkitab 2 Timotius 4:7, kau akhiri dengan baik di Medan. Itulah rancangan Tuhan yang terindah untukmu.
Dan SK P3K yang kau dambakan itu pun tiba, diterima suamimu dari Korwil Pendidikan Kec. Garoga, tepat di atas jasadmu yang membaring, Sabtu 27 April 2024. Iya, SK mu tak bisa kau lihat, kau pegang dan bahkan tak bisa kau nikmati. Pestamu tertunda untuk selamanya.
Mengutip kata-kata mereka, seperti yang disampaikan Bapak Kepala SDN 173215 Garoga Jae, Dulla Lubis, bahwa Martha Br Pasaribu adalah seorang Pahlawan Pendidikan Indonesia, terkhusus di Kec. Garoga, Tapanuli Utara.
Kami sangat berbangga dengan pengakuan itu. Kau pasti tak butuh itu disampaikan Bupati atau Unsur Pemerintah lainnya, meski kau telah membantu mereka membangun sektor pendidikan. Dirimu adalah Pahlawan Pendidikan yang tulus mengabdi tanpa tanda jasa.
Selamat Jalan Martha Br Pasaribu, semoga tidak ada lagi yang seperti nasibmu, dan yang terpenting, majulah Pendidikan Kec. Garoga. Selamat Hari Pendikan Nasional 2024!
*Anggota Generasi Muda Pasaribu Medan Sekitarnya (GMP-MS)





