Tahun 2024, Agincourt Resources Beri Kontribusi US$108 Juta ke Negara, 50% di Antaranya Royalti

Gambar Gravatar

Presiden Direktur Agincourt Resources Muliady Sutio berbicara pada pembukaan Media Capacity Building di Samosir, Senin (26/5/2025). (infrasumut/dok)

InfraSumut.com – Samosir. Pada tahun 2024, PT Agincourt Resources memberi kontribusi sebesar US$108 juta ke negara atas kegiatan operasional Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

Presiden Direktur Agincourt Resources, Muliady Sutio, mengatakan dari jumlah kontribusi US$108 juta tersebut, 50% di antaranya berupa pembayaran royalti ke pemerintah pusat dan daerah.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan Muliady Sutio, pada Media Capacity Building yang digelar Agincourt Resources di Marianna Resort, Tuktuk, Samosir, Senin (26/5/2025).

Di luar itu, Muliady Sutio mengatakan Agincourt Resources mengalokasikan sebesar US$2,7 juta untuk program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, seperti di sektor pendidikan, infrastruktur, UMKM hingga sosial budaya.

Lebih lanjut Muliady Sutio mengatakan Agincourt Resources beroperasi sejak tahun 2012 dan ditetapkan sebagai kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) tahun 2015.

Ia mengatakan pihaknya, Agincourt Resources yang sahamnya dimililiki Pama Persada Nusantara 95% (United Tractor dibawah bendera Astra Internasional) dan Pemda di Sumut (Pemkab Tapsel dan Pemprov Sumut) itu, dalam melakukan kegiatan pertambangan, tidak saja fokus pada produksi mineral.

“Tetapi tetap berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara tambang dengan lingkungan sekitar, safety di lingkungan operasional dan masyarakat, dengan teknologi dan best mining practices,” ujarnya.

Ia mengatakan komitmen tersebut sejalan dengan upaya pihaknya menanamkan semangat “living in harmony”, dalam mengintegrasikan praktik keberlanjutan di seluruh operasional di Agincourt Resources.

“Fokus pada perlindungan keanekaragaman hayati, pengurangan dampak lingkungan, kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan dan ingin menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat dan ekosistem yang berkembang bersama,” ujar Muliady Sutio.

Selain itu Agincourt Resources juga menyiapkan lahan untuk area konservasi, untuk melindungi habitat spesies, terutama spesies endemik.

Disampaikannya juga, sampai saat ini 75% karyawan dan kontraktor Agincourt Resources,merupakan tenaga kerja lokal.

“Semua gebrakan tersebut, membuat Agincourt Resources dinobatkan sebagai perusahaan terbaik penerapan kaidah teknik terbaik pertambangan good mining practices 2024,” ujar Mulyadi Sutio.

PT Agincourt Resources, tambah Mulyadi, meraih beberapa penghargaan atas penetapan best mining practices dari Kementerian ESDM, termasuk dalam kaidah teknik pertambangan terbaik dan proper hijau selama dua tahun berturut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM, Lana Saria, dalam paparan materinya secara daring, menekankan pesan Menyerahkan ESDM RI.

Disampaikannya bahwa mengejar keuntungan dari usaha tambah penting, tetapi rakyat harus diperhatikan. “Jangan sampai masyarakat tambang itu susah,” ujar Lana Saria. (bps)

Pos terkait