FGD Pemko Medan: Kurangi Penggunaan Bahan Kimia pada Pakan Ikan

Gambar Gravatar

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Agus Suriyono. (istimewa)

InfraSumut.com – Medan. Wali Kota Medan, Bobby Nasution, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Agus Suriyono, mengatakan air menjadi sumber utama dalam mendukung keberlangsungan kehidupan makhluk hidup di muka bumi.

Peran dan fungsi air memiliki pengaruh besar dalam segala bidang salah satunya adalah kegiatan budidaya perikanan. Untuk itu keberadaan sumber daya air sangat mempengaruhi terhadap perkembangan budidaya perikanan yang berkelanjutan di Kota Medan.
 
“Seperti yang kita ketahui budidaya perikanan ini menjadi salah satu penghasil kebutuhan pangan untuk masyarakat. Artinya kelestarian air itu wajib untuk diperhatikan dan membutuhkan tata kelolah sumber daya air secara baik dan berkelanjutan.”kata Agus Suriyono.

Bacaan Lainnya

Hal itu dikatakan Agus Suryono pada Forum Group Discussion (FGD) Pemko Medan tentang Pemanfaatan Air dan Lingkungan untuk Perikanan Budidaya Berkelanjutan di Hotel Grand Mercure, Rabu (31/05/2023).

Pada FGD sebagai upaya dalam mendukung pelestarian Sumber Daya Alam khususnya Sumber Daya Air yang baik itu, Agus Suryono mengatakan banyak anggapan dari masyarakat yang mengatakan bahwa kegiatan perikatan budidaya berkelanjutan menjadi salah satu penyebab pencemaran lingkungan.

Apalagi pernyataan itu diperkuat karena dalam kegiatan perikanan budidaya berkelanjutan masih menggunakan pakan ikan yang mengandung zat kimia.

Oleh sebab itu, Agus Suriyono mengajak Perangkat Daerah terkait untuk dapat melakukan bimbingan dan pengarahan dalam mencari solusi yang tepat untuk mengurangi penggunaan bahan kimia pada pakan ikan.

Dengan meminimalisir bahan kimia pada pakan ikan maka diharapkan dapat mendukung kelestarian air yang dipergunakan dan menghasilkan ikan yang sehat dan bergizi.

“Tentunya di butuhkan kolaborasi bersama antara Perangkat Daerah terkait dengan para kelompok budidaya perikanan serta para penyuluh perikanan di Kota Medan. Melalui strategi yang tepat, saya yakin kita dapat mewujudkan pengelolaan perikanan budidaya berkelanjutan yang ramah lingkungan, baik itu dari segi pakan ikan yang minim bahan kimia, lokasi budidaya yang memiliki siklus air yang baik, serta penataan ulang lokasi budidaya yang semakin baik di Kota Medan,” ujar Agus Suriyono.

Pada FGD yang diikuti kelompok penggiat budidaya perikanan dan penyuluh perikanan se-Kota Medan itu, Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Medan, Mulia Rahmad Nasution, dalam laporannya menyampaikan FGD itu bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang budidaya ikan sebagai upaya pemanfaatan air dan lingkungan. 

“Maksudnya ialah agar kita dapat melakukan pelestarian sumber daya alam di laut dengan mengkonsumsi hasil perikanan, sebagai upaya dalam menjaga ekosistem, menambah bahan pangan serta memanfaatkan sumber daya alam perairan sebagai media perikanan budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” jelas Mulia Rahmad Nasution. (omo)

Pos terkait