Menkeu Sri Mulyani: Kerjasama Pemerintah dan BI Sukses Turunkan Inflasi

Gambar Gravatar

Pengunjung meramaikan stan peserta pada Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Halaman Tengah Kantor Gubernur Sumut, Rabu (31/05/2023). (bps)

InfraSumut.com – Jakarta. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan bahwa Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan baik sehingga Indonesia menjadi negara yang sukses menurunkan inflasi.

“Indonesia termasuk yang sukses menurunkan inflasi tanpa membuat ekonominya harus redup karena interest rate-nya naik terlalu ekstrem. Ini karena fiskal dan moneter, pemerintah dan bank sentral bekerja sama secara baik,” kata Menkeu dalam acara kuliah umum Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat pada Rabu (31/05/2023)..

Bacaan Lainnya

Dilansir dari laman Kemenkeu, Kamis (01/06/2023) disebutkan Pemerintah dan BI sepakat untuk tetap konsisten menjaga inflasi tahun 2023 pada kisaran 3% ± 1% untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional di tengah masih adanya potensi risiko inflasi ke depan.

“Kalau di Indonesia, kalau bicara inflasi, kita bilangnya 3 persen plus minus 1 persen itu di dalam APBN dan menjadi indikatornya bank sentral,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Terdapat beberapa langkah strategis yang dilakukan untuk menjaga inflasi melalui penguatan koordinasi di tingkat pusat dan daerah, seperti memperkuat koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong momentum pemulihan ekonomi nasional.

Di sisi lain, Menkeu Sri Mulyani juga menegaskan bahwa Pemerintah dan BI perlu menjaga inflasi komponen harga yang diatur oleh pemerintah atau administered prices dan inflasi komponen volatile food, utamanya pada masa Hari Besar Keagamaan Nasional sehingga pada akhir tahun berada dalam kisaran 3-5%.

“Sehingga untuk Indonesia, menangani inflasi enggak selalu harus pakai monetary policy. Makanya, Pak Gubernur (Bank Indonesia) naikin suku bunganya enggak setinggi dan seekstrim bank sentral negara lain, tapi inflasi Indonesia turun. Karena apa? Karena kita menangani dari sisi pemerintah, sisi (volatile) food, dan administered price,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Pengendalian inflasi menjadi salah satu kebijakan jangka pendek yang ditujukan untuk membangun pijakan yang kokoh dalam mewujudkan agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah, baik pusat dan daerah, serta BI perlu terus berkolaborasi dalam menjaga stabilitas harga, serta memastikan kelancaran distribusi dan pasokan komoditas esensial. (bps)

Pos terkait