Pengembang APERSI Komit Sukseskan Program 3 Juta Rumah

Gambar Gravatar

Menteri PKP Maruarar Sirait menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar APERSI di Jakarta, Senin (21/4/2025). (kemenpkp/dok)

InfraSumut.com – Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Junaidi Abdullah, menegaskan sebanyak 26 DPD APERSI di Indonesia siap menyukseskan program 3 juta rumah.

“Kami DPP dan 26 DPD APERSI siap mendukung dan memberikan yang terbaik dalam pembangunan rumah bagi rakyat. Kami juga meminta Kementerian PKP agar tetap memberikan arahan kepada APERSI,” ujar Junaidi Abdullah.

Bacaan Lainnya

Komitmen tersebut disampaikan Junaidi Abdullah Halal Bihalal dengan Keluarga Besar APERSI di Jakarta, Senin (21/4/2025), yang dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Sementara itu Menteri PKP Maruarar Sirait sebagaima dikutip dari laman Kementerian PKP, Selasa (22/4/2025), meminta pengembang anggota APERSI untuk menyampaikan berbagai masalah perumahan yang dihadapi di lapangan ke Kementerian PKP.

Adanya saran, masukan, kritik dan dukungan dari APERSI terhadap pelaksanaan pembangunan perumahan, menjadi salah satu hal penting dalam pembangunan program 3 juta rumah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita (Kementerian PKP dan APERSI – red) sama-sama mau membela kepentingan pengembang dan rakyat. Perbedaan pendapat itu bagian dari demokrasi. Saya tentu masih banyak kekurangan karena yang sempurna hanya Tuhan,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait.

Pada kesempatan itu, Menteri PKP juga meminta para pengembang APERSI untuk menjadi pengembang yang bertanggung jawab dan tetap memberikan hasil pembangunan yang terbaik untuk rakyat di bidang perumahan.

Apalagi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri PKP juga siap melaksanakan tugas agar Kementerian PKP menjadi instansi pemerintah yang bebas dari korupsi dan dipercaya oleh publik termasuk para pengembang yang menghadapi berbagai masalah perumahan di lapangan.

Menteri PKP juga mengaku telah menerima masukan dari APERSI yang menyatakan bahwa masih banyak proses pengurusan BPHTB dan PBG di daerah yang belum berjalan dengan baik di daerah.

Untuk itu, Menteri PKP juga akan segera berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri agar masukan tersebut bisa segera diselesaikan dengan baik di lapangan.

“Saya sebagai Menteri PKP tetap mendoakan yang terbaik bagi pengembang APERSI usahanya tambah maju dan sukses. Mari kita bangun rumah rakyat tanpa basa basi, silakan sampaikan masalah yang ada ke saya. Kalau ada masalah “come to papa” supaya bisa kita cari solusi bersama,” pungkasnya. (bps)

Pos terkait