Sutrisno Pangaribuan kembali didapuk menjadi pengurus DPD PDI Perjuangan untuk periode 2025-2030 sebagai Wakil Ketua Bidang Politik. (dok/infrasumut)
InfraSumut.com – Medan. Sutrisno Pangaribuan kembali dipercaya menempati salah satu posisi strategis dalam struktur kepengurusan DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara periode 2025-2030. Ia diberi tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Politik.
Sutrisno Pangaribuan bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon serta unsur pengurus lainnya, dilantik di Konferda VI DPD PDI Perjuangan Sumut, di Hotel Grand Mercure, Kota Medan, Rabu (19/11/2025).
Kembali dipercaya sebagai pengurus partai, bukan kebetulan. Itu tidak terlepas dari kiprah Sutrisno Pangaribuan yang dikenal kritis dan setia untuk rakyat bersama partai meskipun berada di luar struktur partai.
Sutrisno Pangaribuan juga dikenal loyal dan responsif atas permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Tak jarang pemikiran dan pandangannya disarikan di berbagai media.
Oleh Rapidin, Sutrisno Pangaribuan diminta memperkuat mesin politik partai, terutama untuk menjaga suara militan sekaligus menarik suara baru dari kelompok masyarakat dari yang selama ini belum tersentuh.
Penugasan Sutrisno, juga dalam keinginan partai untuk memperkuat komunikasi politiknya di akar rumput, sekaligus membangun struktur yang lebih responsif terhadap dinamika politik di daerah.
Sutrisno Pangaribuan, Anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2009-2014 tersebut, menghormati penugasan partai. Baginya keputusan Rapidin Simbolon untuk dirinya di posisi Wakil Ketua Bidang Politik itu, adalah sebuah tantangan besar untuk memperkuat konsolidasi politik PDI Perjuangan di Sumatera Utara
Terlebih untuk mewujudkan target Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang disampaikan Rapidin Simbolon, kata Sutrisno, yakni memenangi seluruh agenda politik tahun 2029, seperti Pilpres, Pilgub Sumut, Pilkada Kabupaten/Kota, Pemilu DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.
“Karena itulah bagi kami pribadi, tugas ini adalah amanah besar untuk kemenangan rakyat. Bersama Pak Rapidin dan seluruh struktur partai, tentu ini harus kita wujudkan,” ujar Sutrisno menjawab wartawan di Kota Medan, Kamis (20/11/2025).
Berbekal pengalaman panjang di PDI Perjuangan Sumut, baik sebagai kader, legislator, juru bicara pemenangan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024 maupun Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2024, Sutrisno menegaskan bahwa tugas barunya akan difokuskan pada penguatan basis tradisional PDI Perjuangan dan ekspansi ke wilayah abu-abu serta black area.
Ia menyebut strategi politik yang akan dibangun berbasis pendidikan politik langsung ke simpul-simpul masyarakat.. “Sebagai wakil ketua bidang politik, saya akan membantu pak Rapidin menggalang partisipasi rakyat secara optimal,” ujar Sutrisno.
“Kami akan melakukan pendidikan politik yang menjangkau komunitas basis, sekaligus mengoptimalkan kantor-kantor partai dari DPD hingga anak ranting sebagai ruang dialog politik,” sambungnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas kader dan pengurus partai. Menurutnya, setiap struktur harus mampu membaca fenomena politik (impresi), kemudian meresponsnya secara tepat berdasarkan ideologi partai.
Ia menargetkan lahirnya juru bicara politik yang kuat di tiap tingkatan. “Kami akan secara sungguh-sungguh mendidik dan melatih juru bicara politik, termasuk meningkatkan kapasitas anggota legislatif sebagai corong rakyat dan partai. Mereka harus cakap menangkap dinamika di tengah warga dan mampu menawarkan ide serta gagasan politik,” ujarnya.
Sutrisno menegaskan bahwa partisipasi politik warga akan diperluas melalui pelibatan kelompok, komunitas, dan individu dalam memberi masukan kepada partai. Menurutnya, pendekatan humanis dan kerakyatan akan menjadi strategi utama.
“Kami akan belajar keras untuk mampu membujuk rakyat agar memilih PDI Perjuangan di Pilpres, Pileg, dan Pilkada. Kami mengikuti perintah Ibu Megawati Soekarnoputri: menangis dan tertawa bersama rakyat,” pungkasnya. (bps)





