Serius Menggarap Tambang Emas, United Tractors Akuisisi PT ASA di Sulawesi Utara

Gambar Gravatar

Investor Relation Head United Tractors, Aris Setiawan, menyampaikan perkembangan bisnis pada Workshop Wartawan United Tractors Group di Ballroom Mangkuluhur Art Hotel Suites, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2025). (dok/infrasumut)

InfraSumut.com – Jakarta. United Tractors mengakuisisi PT Arafura Surya Alam (ASA), sebuah perusahaan pertambangan emas di Sulawesi Utara. Akuisisi itu sekaligus mempertegas komitmen perusahaan menggarap bisnis tambang emas.

Akuisisi PT ASA ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (conditional share sale and purchase agreement/CPSA) pada 12 September 2025.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Investor Relation Head United Tractors, Aris Setiawan, pada Workshop Wartawan United Tractors Group di Ballroom Mangkuluhur Art Hotel Suites, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2025).

Ia menyebut PT ASA adalah sebuah perusahaan pertambangan emas yang memiliki ijin usaha pertambangan-operasi produksi (IUP-OP) untuk satu blok tambang, yaitu Blok Doup di Sulawesi Tenggara.

Kapasitas produksi di Blok Doup mencapai 140.000-155.000 ounces per tahun. “Mohon doanya ya rekan-rekan media, mudah-mudahan kita segera meng-closing transaksi ini,” ujar Aris Setiawan.

Akuisisi tersebut dilakukan United Tractors adalah sejalan dengan strategi diversifikasi yaitu untuk menyeimbangkan portofolio, khususnya fokus perseroan untuk ekspansi di sektor mineral.

“Dan tambang ASA sebenarnya suatu ground fill dan belum berproduksi. Harapannya setelah akusisi rampung, kita bangun infrastrukturnya, dan kita rencana bangun procesing plant-nya. Harapannya bisa produksi emas dan menambah portofolio kita di bisnis emas,” jelasnya.

Sejauh ini, United Tractors memiliki dua tambang emas, yakni PT Agincourt Resources dengan potensi produksi 220.000-230.000 ounces per tahun. Kemudian PT Sumbawa Jutaraya dengan kapasitas produksi optimum mencapai 35.000-40.000 ounces per tahun.

Selain itu Aris juga mengungkapkan United Tractors telah menyelesaikan akuisisi tambahan 30,6% saham di Supreme Energy Sriwijaya (SES) pada 18 Juni 2028.

Diketahui di SES adalah pemegang 25,2% saham di Supreme Energy Rantai Redap (SERD).Ia mengatakan SERD memiliki proyek panas bumi yang beroperasi di Sumatera Selatan. Adapun kapasitas terpasang sebesar 91,2 MW.

“Setelah transaksi ini, total kepemilikan efektif perseroan di SERD meningkat dari 32,7 persen menjadi 40,4 persen,” sebut Aris.

Lebih lanjut Aris mengatakan pihaknya masih memiliki rencana akuisisi di 2030, untuk menyeimbangkan portofolio di bidang mineral. Ada beberapa project di Indonesia yang sedang dikaji.

“Dan tidak menutup kemungkinan kita juga mengkaji untuk mencari potensi di luar Indonesia. Salah satu fokus areanya yang menurut kita potensial adalah di Australia,” sebutnya.

United Tractors saat ini juga mengkaji mengakuisisi tambang tembaga, yang sesuai rencana bisnis perusahaan, dengan mempertimbangkan prospek harga dan permintaan (demand) pasar. (bps)

Pos terkait